Rabu, Maret 11, 2026
spot_img

Viral Guru Minta Siswa Gambar Alat Kelamin, KDM : Besok Saya Berhentikan!

Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi akan mengambil langkah tegas terhadap seorang guru SMA Negeri 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat, yang diduga memberi soal ujian Biologi dengan meminta siswa menggambar alat kelamin.

Reaksi keras itu muncul setelah sebuah video beredar luas di media sosial, menampilkan siswa SMA menggambar organ reproduksi sebagai bagian dari ujian.

“Ya kalau guru itu ada, sebutin gurunya di mana. SMA mana, besok saya berhentikan,” ujar Dedi saat konferensi pers usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Berita Lainnya  Rocky Gerung Bela Ketua BEM UGM : Ada Pihak Lain yang 'Ngomporin'

Dedi menambahkan, sebelum mengambil keputusan pemecatan, ia akan menemui guru bersangkutan untuk meminta klarifikasi.

“Kita cek langsung. Pokoknya kita tidak akan ada toleransi terhadap guru-guru yang tidak mencerminkan spirit pendidikan,” tegasnya dikutip dari Tribunnews.

Guru yang dimaksud bernama Wety Yuningsih, pengajar Biologi di SMA Negeri 1 Cililin.

Ia mengaku bahwa video tersebut dibuat sebagai bagian dari proses pembelajaran mengenai sistem reproduksi pada siswa kelas XI.

“Nama saya Wety Yuningsih, guru Biologi yang sudah membuat video tentang ujian reproduksi manusia,” ucapnya dalam video klarifikasi.

Berita Lainnya  Satu Tahun Pemerintahan, Bupati Aep : Kita Bukan Superman, Jangan One Man Show!

Wety menyebut, konten itu bertujuan untuk membantu siswa memahami materi Biologi secara visual, bukan untuk disalahartikan.

Namun, ia mengakui bahwa unggahannya ke media sosial adalah sebuah kekhilafan.

“Saya meminta maaf karena kurang berhati-hati dalam membuat konten yang mungkin sebaiknya tidak perlu di-posting di media sosial,” katanya.

Menanggapi kejadian ini, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyatakan sedang melakukan penelusuran internal.

“Sedang dikonfirmasi, sedang kami kroscek,” kata Pengawas Sekolah di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Erlindia.

Berita Lainnya  Buka-bukaan PDI-P, Nyatanya Anggaran Pendidikan Disunat MBG

Dedi menegaskan, kasus ini akan menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap praktik pendidikan di sekolah-sekolah.

“Kami akan memastikan kejadian serupa tidak terulang, demi menjaga integritas pengajaran di Jawa Barat,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pembunuh Ermanto Usman Ditangkap, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap terduga pelaku pembunuhan aktivis buruh yang juga pensiunan Jakarta International Container Terminal (JICT) Ermanto Usman (65) di Cilincing, Jakarta Utara. Pelaku...

Komisi V ke Dedi Mulyadi : Perbaiki Transportasi Umum, Bukan Liburkan Angkot Saat Lebaran

BANDUNG - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Maulana Yusuf Erwinsyah, mengkritisi kebijakan diliburkannya angkot, becak, dan andong selama sepekan pada musim...

Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Komisioner Ombudsman

JAKARTA - Tiba-tiba tersiar kabar jaksa menggeledah kantor dan rumah Komisioner Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, berkaitan dengan pusaran perkara dugaan korupsi dalam tata...

KPK OTT Bupati Rejang Lebong, Wabup juga Ikut Diamankan

JAKARTA - KPK mengamankan 13 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Selain Bupati, KPK juga mengamankan Wakil...

Update Longsor TPST Bantargebang : 6 Meninggal, 6 Selamat, 1 Masih Pencarian

KOTA BEKASI - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Tercatat 13 orang berada di lokasi saat...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan