Kamis, September 17, 2026
spot_img

Ditertawakan, Wali Kota Bandung ‘Ngamuk’ Saat Tinjau Lokasi Penebangan Pohon

BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, ngamuk saat meninjau lokasi penebangan pohon tanpa izin di kawasan Jalan LLRE Martadinata atau Jalan Riau Kota Bandung, Jumat (31/7/2026).

Farhan awalnya tampak berjalan santai saat melihat lokasi penebangan pohon tersebut. Di lokasi itu memang terdapat 10 pohon mahoni yang sudah ditebang tanpa izin, bahkan sisa pohon itu disemen dan ditutup rumput.

Saat berjalan, Farhan berbicara akan menyegel lokasi tersebut. Namun, tiba-tiba sejumlah orang di area lapangan fadel menertawakan hingga akhirnya Farhan berbicara dengan nada tinggi sambil menunjuk kepada sejumlah orang.

Berita Lainnya  Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar dalam Korupsi Nikel

“Gue segel nih tempatnya, jangan ketawa lu, gua serius gua segel ni tempat. Begitu terbukti ini tempat, bayar orang potong pohon disini gua segel semuanya. Ketawa lu sekarang, ayo ketawa,” ujar Farhan, Jumat (31/7/2026).

Setelah itu, Farhan menyuruh seseorang yang belum diketahui identitasnya untuk keluar dari area lapangan fadel tersebut dengan nada bicara yang tetap tinggi dan mata sedikit melotot.

“Kalau lu masih kerja sama gue, keluar dari sini sekarang jangan disitu lagi,” katanya.

Berita Lainnya  Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

Farhan mengatakan, terkait penebangan pohon tersebut Gubernur Jabar Dedi sudah menyampaikan moratorium, sehingga pihaknya akan mengangkat masalah ini langsung ke gubernur untuk dilakukan pemidanaan karena berpotensi ada pelanggaran hukum yang lumayan berat.

“Ini ada 10 pohon, kita langsung segel sekarang juga. Ini kejadiannya sudah lama lagi, ya. Kalau di Perda kan ada, Perda kota dan Pemprov sudah mengeluarkan surat edaran moratorium pemotongan pohon,” ucap Farhan.

Atas hal tersebut, kata Farhan, penebang pohon itu melanggar dua peraturan. Bahkan, bisa dianggap melanggar peraturan lingkungan, sehingga pihaknya sudah bisa melaporkan ke kementerian.

Berita Lainnya  Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR, Kerugian Negara Rp237 Miliar

Farhan mengakui marah besar terkait penebangan pohon tanpa izin tersebut. Namun, Farhan belum membocorkan siapa pelaku yang telah melakukan pelanggaran tersebut.

“Wah, ini mah saya marah atuh, ini saya marah sekali ini,  ini akan kita pidanakan. Menurut kabar begitu, sudah ada (pelakunya),” katanya.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak

SUMBA BARAT - Sejumlah ruangan kerja di Makopolres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dirusak oleh massa saat memprotes insiden polisi menembak mati warga...

FC Seoul Vs Persib 0-1, Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Maung Bandung Curi Tiga Poin

Hasil FC Seoul vs Persib Bandung pada Grup E AFC Champions League (ACL 2) 2026-2027, Rabu (16/9/2026), berakhir dengan skor 0-1. Gol Julio Cesar...

Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

BEKASI - Polisi menangkap pria berinisial AK (23) yang membunuh seorang wanita muda berinisial K (18) di sebuah kios mi ayam di Babelan, Bekasi. Pelaku...

Aksi Bejatnya Terekam CCTV, Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah 8 Tahun di Bekasi

BEKASI - Polisi menangkap pria berinisial DB yang diduga mencabuli anak perempuan berusia 8 tahun di Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Sebelumnya diberitakan, aksi bejat...

Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

KARAWANG - Atas pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), soal keterlibatan perusahaan Cipagamas yang bekerja sama dengan PT. Jui...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan