Selasa, September 15, 2026
spot_img

Menteri HAM Luruskan Pernyataan Presiden Prabowo Soal ‘Londo Ireng’

BANDUNG – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai turut berkomentar soal pernyataan presiden Prabowo Subianto, soal Istilah ‘Londo Ireng’ ditujukan untuk beberapa profesi, termasuk wartawan.

Diketahui, pidato Prabowo di momen Puncak Harlah ke-28 PKB, secara gamblang menyebutkan bahwa Londo Ireng sampai saat ini ada dan itu bersembunyi dalam beberapa profesi termasuk wartawan.

“Londo-Londo Ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain, kan? Wartawan, jurnalis apa itu? pengamat, LSM. LSM harus kita tanya, yang gaji lo siapa? Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphone-mu siapa?” kata Prabowo dalam pidatonya pada Kamis (23/7/2026).

Berita Lainnya  Lewat Program 'Karawang Cerdas', Bupati Karawang Raih Penghargaan di Bidang Pendidikan

Meski begitu, Pigai membantah anggapan bahwa istilah tersebut ditujukan kepada wartawan dan profesi lainnya. Menurut dia, istilah tersebut merujuk pada pihak-pihak yang membantu kepentingan asing hingga mengkhianati negaranya sendiri.

“Kan gini, gini. Saya kasih tahu Londo Ireng ya. Londo Ireng itu maksudnya orang yang membantu orang asing untuk mengkhianati negaranya. Tidak disebut wartawan,” kata Pigai di Bandung, Selasa (28/7/2026).***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan