Sabtu, September 19, 2026
spot_img

Audiensi dengan Bappenas, Pemkab Bekasi Usulkan Undepass hingga Normalisasi Sungai

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan audiensi dengan Direktorat Pembangunan Indonesia Barat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dalam rangka sinkronisasi program strategis daerah dengan program pembangunan nasional, di Aula Menara Bappenas, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).

Rombongan Pemerintah Kabupaten Bekasi dipimpin langsung oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Hj. Ani Gustini , Asisten Administrasi Umum (Asda III) Iis Sandra Yanti, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dwy Sigit Andirian, serta Plt Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub) Agus Budiyono.

Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk memastikan sejumlah program strategis nasional yang berada di Kabupaten Bekasi berjalan selaras dengan agenda pembangunan pusat.

“Alhamdulillah hari ini kita beraudiensi dengan Bappenas dalam hal sinkronisasi pembangunan. Memang kita mendapatkan beberapa program strategis nasional, di antaranya Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Burangkeng, Giant Sea Wall, Sekolah Rakyat (SR), SPAM Regional Jatiluhur I serta Japek II Selatan yang saat ini terus dikawal agar berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Berita Lainnya  KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : "Ekspresi Tidak Bisa Berbohong"

Selain membahas program strategis nasional, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan daerah, khususnya terkait peningkatan infrastruktur yang dinilai penting untuk mendukung posisi Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

“Kabupaten Bekasi memiliki kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Yang kita butuhkan adalah infrastruktur tambahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus berkembang,” kata Asep.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Bekasi juga mengusulkan dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan dan peningkatan sarana infrastruktur dasar, termasuk saluran distribusi air, pengembangan jaringan transportasi, serta penanganan titik-titik kemacetan.

“Kita mendapatkan banyak arahan, termasuk terkait saluran air untuk distribusi air bersih. Insya Allah akan terus dikawal bersama pemerintah pusat,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Prabowo Percaya Diri Disegani Pimpinan Dunia : "Mungkin Mereka Takut Sama Saya"

Asep menambahkan, salah satu perhatian utama yang disampaikan kepada Bappenas adalah penanganan perlintasan kereta api yang selama ini menjadi penyebab kemacetan di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.

“Kita menginginkan beberapa perlintasan kereta yang sudah sangat padat dapat ditangani melalui pembangunan underpass atau solusi lainnya agar kemacetan bisa dikurangi,” jelasnya.

Selain itu, persoalan banjir juga menjadi fokus pembahasan dalam audiensi tersebut. Menurutnya, posisi Kabupaten Bekasi yang berada di wilayah hilir menyebabkan daerah ini kerap menerima limpasan air dari wilayah hulu saat curah hujan tinggi.

“Bekasi ini letaknya di hilir. Ketika Bogor hujan, meskipun Bekasi tidak hujan, air tetap mengalir ke wilayah kami. Karena itu kami meminta dukungan pusat untuk normalisasi sungai dan penanganan pendangkalan sungai yang menjadi kewenangan pemerintah pusat,” katanya.

Berita Lainnya  Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

Terkait realisasi program yang telah dibahas, Asep optimistis sejumlah proyek strategis nasional dapat mulai direalisasikan pada Tahun 2027 karena secara prinsip telah mendapatkan dukungan.

“Kalau program strategis nasional, insya Allah terealisasi. Tadi sudah tidak ada masalah, baik PSEL, SR, Sea Wall maupun Japek II. Yang kita minta tambahan adalah dukungan untuk saluran air, penanganan perlintasan kereta, serta pengendalian banjir,” ujarnya.

Ia berharap seluruh program yang telah disinkronkan bersama Bappenas dapat terus mendapatkan pengawalan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Insya Allah tahun depan bisa mulai direalisasikan. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana semua program tersebut terus kita kawal bersama,” tutupnya.***

Sumber : Diskominfo Bekasi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Geram dan Sindir Pakar : “Saking Pintarnya Jadi Goblok…!”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras kepada pihak yang disebutnya sebagai "pakar", ketika menyampaikan pidato dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional...

Prabowo : “Biaya Pendidikan Sekolah Negeri hingga Universitas Harus Gratis”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan...

Nekat Tanam Ganja di Rumah, ASN di Bandung Diciduk Polisi

BANDUNG - Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berinisial AS (49) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung setelah diduga...

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta klarifikasi terkait pemberian gift atau saweran saat...

Hukum

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan