Jumat, November 6, 2026
Google search engine

2 Wisatawan Perempuan asal Karawang Tertimbun Longsor di Curug Cileat – Subang

SUBANG – Dua wisatawan yang merupakan warga asal Kabupaten Karawang dikabarkan tertimbun longsor di kawasan wisata Curug Cileat, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (15/5/2026).

Kepastian kabar ini didapatkan setelah petugas gabungan menemukan sejumlah barang pribadi milik korban yang tersapu material longsor di sekitar lokasi kejadian.

Keduanya adalah perempuan bernama Alda Apriliani (22), warga Cikampek, dan Winda Limbong (20), warga Kosambi – Karawang.

“Korban masih belum ditemukan, namun barang-barang milik korban seperti sepatu dan handphone (HP) sudah ditemukan,” tutur Kapolsek Cisalak, Endang Pirtana, kepada wartawan.

Sebelum peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, cuaca di kawasan perbukitan Kampung Cibago dilaporkan sangat ekstrem. Hujan lebat dengan intensitas tinggi memicu tebing setinggi 250 meter di jalur pendakian itu labil.

Berita Lainnya  Soroti Warga Terpapar Gas Kimia, HIPMI Desak Audit IPAL Milik PT. Pindo Deli 2

Seorang saksi mata mengaku sempat memperingatkan dan melihat rombongan korban yang berjumlah lima orang melintasi jalan setapak sempit di tepi jurang.

Tetapi nahas peringatan tersebut terlambat, karena tebing di atas mereka keburu runtuh seketika. Tiga rekan korban, yakni Sinta Bela (28), Sari Nengsih (25), dan Sulistia (20) berhasil menyelamatkan diri. Namun, Alda dan Winda langsung hilang tersapu material tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, menjelaskan bahwa kondisi medan di lokasi kejadian sangat ekstrem. Longsoran tanah memutus total jalur pendakian menuju air terjun ikonik tersebut.

Berita Lainnya  'Gercep' Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

“Lebar longsoran sekitar tiga sampai lima meter, namun panjang longsoran lebih dari 100 meter hingga ke tepian Sungai Cileat,” kata Udin.

Diduga kuat, tebal dan derasnya material tanah runtuh telah menyeret tubuh kedua korban hingga masuk ke dalam aliran Sungai Cileat yang berada di dasar jurang.

Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Tagana, dan relawan sempat melakukan pencarian besar-besaran hingga Jumat malam pukul 19.30 WIB. Namun, operasi terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan petugas.

Berita Lainnya  Menkes Ungkap Kopdes akan Beroperasi sebagai Klinik Pratama, Bisa Pakai BPJS Kesehatan

“Pencarian terpaksa dihentikan semalam untuk menghindari longsor susulan karena cuaca kembali buruk, dan dilanjutkan kembali pagi ini (Sabtu),” pungkas Udin.

Saat ini, tim gabungan masih bersiaga di kawasan pegunungan dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut untuk memantau pergerakan cuaca dan melanjutkan proses evakuasi.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan