Senin, Mei 11, 2026
spot_img

Lapas Karawang Gandeng Pemkab dan GOKAR, Warga Binaan Disiapkan Kembali ke Dunia Kerja

KARAWANG – Sebuah langkah hangat mengawali masa jabatan Ma’ruf Prasetyo sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Karawang. Dalam pertemuan penuh keakraban bersama Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, Ma’ruf tidak hanya memperkenalkan diri, tetapi juga membawa misi besar tentang kemanusiaan dan kemandirian bagi para warga binaan, Senin (11/05/2026).

Audiensi ini menjadi istimewa karena Ma’ruf menyampaikan rencana kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol(Purn) Agus Andrianto ke Lapas Karawang dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut dijadwalkan untuk meninjau langsung program Ketahanan Pangan dan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lapas Kelas IIA Karawang.

Hal tersebut menjadi sebuah inisiatif yang memastikan bahwa Lapas Kelas IIA Karawang bukan hanya menjadi tempat pembinaan, melainkan menjadi sarana dalam mendukung program pemerintah terkait Ketahanan Pangan dan Pelayanan Dapur MBG.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menyambut hangat kehadiran Ma’ruf beserta jajaran dan menyatakan apresiasi atas program-program transformatif di Lapas Kelas IIA Karawang. Aep menegaskan bahwa warga binaan adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Karawang yang tetap harus diperhatikan masa depannya.

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

Sebagai wujud komitmen nyata, Aep menyampaikan dukungan strategis bagi Lapas Karawang berupa :

1. Menjamin ketersediaan obat Tuberkulosis (TB) melalui koordinasi langsung dengan Puskesmas agar tidak terjadi kekosongan stok.

2. Mendukung pengembangan unit usaha Laundry di dalam Lapas sebagai sarana pelatihan kerja yang professional serta pemenuhan Hak warga binaan untuk hidup bersih.

3. Bersinergi melalui dinas terkait untuk memperkuat program Rehabilitasi Sosial bagi warga binaan kasus narkotika agar mereka siap kembali ke masyarakat dengan sehat.

4. Kabar gembira bagi warga binaan yang akan bebas, yang mana mereka akan diarahkan untuk mendapatkan akses pekerjaan melalui aplikasi Go Karawang (GOKAR), sebuah jembatan reintegrasi sosial yang nyata.

Berita Lainnya  Waspada! Karawang Urutan Ketiga Kasus HIV, Setelah Sukabumi dan Bogor

5. Bupati berkomitmen untuk hadir langsung dalam setiap kegiatan strategis di Lapas Kelas IIA Karawang sebagai bentuk dukungan moral.

6. Mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan pembinaan demi menciptakan manusia yang mandiri dan berkarakter.

Kalapas Karawang, Ma’ruf Prasetyo, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kabupaten Karawang.

“Kami ingin Lapas bukan lagi dianggap sebagai tempat akhir, melainkan tempat memulai hidup yang baru. Dukungan Bupati Karawang melalui akses kesehatan hingga lapangan kerja via Go Karawang (GOKAR) adalah kado terindah bagi proses kembalinya warga binaan ke tengah keluarga,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi simbol bahwa negara hadir di setiap lini, memastikan bahwa setiap individu apa pun masa lalunya memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi bagi kemajuan Karawang di masa depan.

Seputar Tentang GOKAR

Layanan transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) resmi hadir sebagai alternatif mobilitas yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya. Kehadiran GOKAR dinilai menjadi langkah baru dalam mendorong gerak online kendaraan angkutan rakyat berbasis teknologi digital di Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  7 Ribu Pohon Produktif Ditanam di Lahan Kritis Purwakarta

Platform berbasis aplikasi ini dikembangkan untuk menghubungkan masyarakat dengan mitra pengemudi lokal melalui layanan transportasi digital yang praktis.

Sebagai aplikasi transportasi online asli Karawang, GOKAR diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Menariknya, GOKAR merupakan inovasi yang terlahir dari putra daerah Karawang dan dikelola oleh anak-anak muda asli Karawang yang kompeten di bidang teknologi, manajemen, dan pengembangan bisnis digital.

Kehadiran platform ini menjadi bukti bahwa sumber daya manusia lokal mampu menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat daerahnya sendiri.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Banyak Warga Jabar Ngeluh Susah Cari Kerja, NHRI Tanggapi Pernyataan Dedi Mulyadi

KARAWANG - Masih banyak warga Jawa Barat yang mengeluhkan susahnya mencari kerja di industri/perusahaan. Salah satu faktonya karena mayoritas Human Resources Development (HRD) di...

Bentrok Bobotoh dengan The Jak Mania Terjadi di Sejumlah Titik di Karawang

KARAWANG - Bentrokan antara Bobotoh dengan The Jak Mania terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Karawang, usai kegiatan nonton bareng (Nobar) Persib Bandung melawan...

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan