Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Bakal Adukan Persoalan ke DPRD

KARAWANG – Diduga diberhentikan sepihak, Ketua Pengawas Koperasi Rumah Sakit Bayukarta, Sdr. Koradin Gultom bakal mengadukan persoalannya ke DPRD Karawang.

Hal ini diketahui setelah korban mengadukan persoalannya ke Kantor Hukum Gary Gagarin & Patners, Rabu (6/5/2026).

“Kami selaku kuasa hukum mantan pengurus dan pengawas koperasi Rumah Sakit Bayukarta periode 2020-2024 telah mengirimkan surat permohonan audiensi atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke DPRD Karawang,” tutur kuasa hukum korban. Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH., MH.

Berita Lainnya  Diduga Soal Perbuatan Asusila, Kadishub Karawang Dilaporkan ke BKN

Dikatakan Gary, surat permohonan RDP tersebut diajukan karena adanya perselisihan terus menerus antara kliennya dengan jajaran pengurus baru Koperasi RS Bayukarta yang telah terpilih.

“Bahkan kami juga menduga ada tindakan dari pengurus baru yang diduga tidak sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, sehingga sangat merugikan klien kami,” katanya.

Sebagai contoh, sambung Gary, apabila sudah serah terima dari pengurus lama ke pengurus baru, seharusnya seluruh beban tanggung jawab beralih, termasuk masalah utang-piutang koperasi.

Berita Lainnya  Viral Video Siswa Buang MBG ke Gerobak Pasir, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Sedangkan dalam hal Ini pengurus koperasi yang baru pada faktanya menolak menyelesaikan pinjaman kepada pihak ketiga yang mana keputusan tersebut sebenarnya diambil untuk kepentingan koperasi.

“Kemudian, salah satu klien kami Bpk. Koradin Gultom sebenarnya telah ditetapkan kembali sebagai pengawas dalam struktur Koperasi RS Bayukarta yang baru. Namun tiba-tiba diberhentikan atau dinonaktifkan sementara sebagai Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta,” katanya.

Padahal dalam AD/ART, kata Gary, tidak ada klausul mengenai hal tersebut. Sehingga pada akhirnya kliennya diberhentikan tetap. Yang lebih mengherankan, kliennya tidak menerima surat apapun mengenai pemberhentian tersebut.

Berita Lainnya  Dugaan Malapraktik di Klinik Zhafira Zafira Karawang Berakhir dengan Damai

“Kami berharap permohonan kami dapat segera direspon oleh pimpinan DPRD Karawang, agar persoalan ini dapat segera diselesaikan,” tutup Gary.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan