Senin, Juni 22, 2026
spot_img

Pesan Hardiknas, DPRD Karawang Minta Sekolah Jangan Abaikan Pendidikan Karakter dan Moral

KARAWANG – Wakil Ketua I DPRD Karawang, H. Oma Miharja Rizki, SH., MH., meminta pihak sekolah yang dalam hal ini tenaga pendidik tidak mengabaikan pendidikan karakter dan moral, dalam setiap proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Hal ini disampaikan Haji Oma, dalam kesempatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Sabtu (2/5/2026).

H. Oma Miharja berpendapat, pendidikan akademik memang penting untuk menunjang karir masa depan para siswa. Tetapi lebih dari itu, pendidikan karakter dan moral jauh lebih penting untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) anak bangsa untuk menuju visi Indonesia Emas 2045.

Berita Lainnya  Lindungi Tenaga Pendidik, Pemkab - DPRD Bekasi Setujui Raperda Perlindungan Guru

“Kita selalu mendengar pesan dari orang tua bahwa akhlak atau moral harus di atas ilmu. Ini benar sekali, karena moralitas dapat memastikan ilmu pengetahuan digunakan dengan netral dan tidak memihak pada kepentingan yang merusak,” tutur H. Oma Miharja Rizki.

Berangkat dari prinsip sistem pendidikan seperti ini, H. Oma Miharja menegaskan bahwa semuanya harus berawal dari karakter dan moral yang ditunjukan setiap tenaga pendidikan atau guru di hadapan  para siswanya.

Berita Lainnya  Fakultas Teknik UBP Karawang Kembali Gelar Kuliah Umum Ergonomi ke-22

Salah satu contoh kecil seperti sikap menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, berpakaian dan berambut rapih, menjaga kebersihan, hingga tidak merokok di lingkungan sekolah.

“Pendidikan karakter dan moral seperti ini tidak akan terserap di kepala atau otak siswa, selama tidak dicontohkan oleh tenaga pendidik sendiri. Ini memang terkesan hal sederhana. Tetapi sebenarnya hal-hal yang sangat penting di dunia pendidikan,” katanya.

Oleh karenanya, politisi Partai Demokrat ini menegaskan jangan sampai terjadi kasus tindakan kekerasan di dunia pendidikan, khususnya di Karawang. Karena ditegaskannya, hari ini bukan zamannya lagi mendidik siswa dengan cara kekerasan.

Berita Lainnya  Abi Azis Yakin Bupati Aep Prioritaskan Pembangunan Jalan Rusak Kemiri-Jayamakmur, Dinas PUPR Sebut Dianggarkan Tahun ini

“Jika siswa salah, berikan sanksi atau hukuman yang mendidik. Jangan sampai persoalan di sekolah masuk ke ranah pidana.  Saya tegaskan ini karena masih sering terjadi tindakan kekerasan di dunia pendidikan kita,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan