Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

7 Ribu Pohon Produktif Ditanam di Lahan Kritis Purwakarta

PURWAKARTA – Upaya pemulihan lahan kritis terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui aksi penanaman bersama yang dipimpin Sekretaris Daerah Sri Jaya Midan, Selasa (21/4/2026) di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang melibatkan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Chang Shin Indonesia, PT Feng Tay Indonesia, PT Daehwa Leather Lestari, dan PT TKG Taekwang Indonesia.

Sebanyak 7.000 pohon ditanam di lahan seluas 10 hektare, dengan jenis tanaman produktif seperti durian, kelengkeng, dan mangga. Penanaman ini bertujuan untuk memulihkan lahan kritis sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Penutupan Akses Perlintasan KA Ilegal di Medan Satria - Kota Bekasi Ditunda

Sekda Purwakarta menegaskan, kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman, tetapi harus diiringi dengan perawatan yang maksimal, terutama menjelang musim kemarau.

“Jangan hanya sekadar menanam, tetapi juga harus merawat. Sumber air harus disiapkan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perawatan tanaman akan dilakukan secara berkelanjutan hingga dua tahun ke depan. Selain perusahaan, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat melalui penyuluh kehutanan akan melakukan pembinaan dan monitoring rutin setiap dua minggu sekali. Pemerintah desa dan kelompok tani hutan juga bertanggung jawab menjaga keberlangsungan tanaman.

Hasil dari tanaman produktif tersebut nantinya akan dikelola oleh kelompok tani hutan setempat, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Askun : "Clean and Clear, Bupati Aep Masih Tegak Lurus"

Menurutnya, Desa Pasirmunjul merupakan wilayah rawan pergerakan tanah, sehingga penghijauan menjadi langkah penting untuk mencegah potensi bencana alam sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, mengapresiasi langkah Pemkab Purwakarta dalam meningkatkan tutupan lahan.

Ia menekankan pentingnya konsep berkelanjutan dalam penghijauan, yakni tidak hanya menanam, tetapi juga memastikan pemeliharaan berjalan optimal.

“Konsepnya bukan hanya tanam hari ini, tapi juga dipelihara di tahun berikutnya. Ini bisa menjadi contoh penanganan lahan kritis yang baik,” katanya.

Berita Lainnya  MUI Karawang Minta Aparat Tindak Tegas Pesta LGBT di THM Tak Berizin

Dodit juga menyoroti pentingnya keberagaman jenis tanaman. Menurutnya, kombinasi tanaman kayu dan buah akan memberikan manfaat lebih besar, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi, serta mengurangi risiko serangan penyakit pada tanaman.

Melalui program ini, Pemkab Purwakarta berharap mampu menjaga tutupan lahan, mencegah erosi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan hasil tanaman produktif di masa mendatang. (YT – PRO 93.10 FM)

Sumber : purwakartakab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan