Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

Meski WFH, Wali Kota Bekasi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

KOTA BEKASI – Wajah pelayanan publik Kota Bekasi menjadi pertaruhan besar pasca-libur panjang Idulfitri 1447 H. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan pemantauan langsung (sidak) ke sejumlah instansi vital seperti Bapenda, Disdukcapil, hingga Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Kamis (26/3/2026).

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Di saat 62,6 persen ASN Kota Bekasi diizinkan menjalankan tugas secara Work From Anywhere (WFA), Tri ingin memastikan bahwa “mesin” pemerintahan di garis depan tidak ikut mengendur.

Dalam kunjungannya, Tri Adhianto tak sekadar berkeliling. Ia tampak berdialog intensif dengan para petugas loket dan menyapa warga yang tengah mengantre urusan administrasi. Baginya, kenyamanan warga adalah harga mati yang tidak bisa ditawar oleh alasan transisi mudik.

Berita Lainnya  700 Angkot Puncak Bogor Dapat Kompensasi Rp 1 Juta

“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Saya minta seluruh petugas memberikan pelayanan yang terbaik, ramah, dan profesional agar masyarakat merasa nyaman dan terbantu,” tegas Tri Adhianto di sela-sela pemantauannya.

Instansi yang disasar, seperti Disdukcapil dan MPP, merupakan titik paling krusial. Pasca-lebaran, biasanya terjadi lonjakan pengurusan administrasi kependudukan mulai dari surat pindah datang hingga pembaruan dokumen lainnya.

Tri menekankan bahwa birokrasi Kota Bekasi harus bisa bergerak lebih lincah. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, ia mendorong pemanfaatan teknologi agar proses administrasi tidak lagi menjadi momok yang melelahkan bagi warga.

Berita Lainnya  Rame Terus, Dedi Mulyadi Sebut Pinjaman Rp 2 Triliun ke BJB Masih Wacana

“Kita ingin memastikan pelayanan berjalan baik, cepat, dan tidak berbelit. Setelah libur Idulfitri, masyarakat tentu memiliki banyak kebutuhan administrasi yang harus segera diselesaikan,” tambahnya.

Meski mayoritas ASN bekerja secara WFA, Tri mengingatkan bahwa kualitas output pekerjaan harus tetap terjaga. Pemantauan ini sekaligus menjadi pesan kuat bagi jajaran aparatur daerah untuk tetap disiplin dan responsif, baik yang bertugas di kantor maupun yang bekerja secara daring.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kota Bekasi ingin menegaskan komitmennya terhadap pelayanan yang transparan. Kehadiran Wali Kota di titik-titik layanan diharapkan mampu memangkas potensi hambatan birokrasi yang sering muncul setelah masa cuti bersama.

Berita Lainnya  Mojtaba Khamenei Resmi Pimpin Iran, Netanyahu Bersumpah Lanjutkan Perang

Dengan kesiapan sistem dan pengawasan melekat ini, diharapkan warga Bekasi dapat kembali menjalankan aktivitasnya dengan dukungan administrasi pemerintahan yang optimal dan tanpa kendala.***

Sumber : gobekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan