Rabu, Agustus 12, 2026
spot_img

3.300 Calon Jemaah Haji Bekasi Divaksin Meningitis dan Polio

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan menggelar vaksinasi Meningitis dan Polio bagi calon jamaah haji di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis (26/03/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari berjalan lancar dan tertib dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arif Kurnia, mengatakan vaksinasi ini menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan para calon jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, terutama dalam menghadapi risiko penyakit menular global yang perlu diantisipasi sejak dini.

Ia menjelaskan, vaksin meningitis dan polio diberikan agar para jemaah terhindar dari potensi penyakit menular selama berada di Arab Saudi, mengingat aktivitas ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima dalam jangka waktu yang cukup lama dan melelahkan serta padat aktivitas setiap harinya.

“Vaksin ini penting agar bapak ibu semua calon jemaah haji bisa terhindar dari penyakit meningitis dan polio, karena kita ingin semuanya sehat selama menjalankan ibadah di sana yang berlangsung berhari-hari,” ujarnya dengan penuh harap dan optimisme tinggi.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

Selain vaksinasi, dr. Arif juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik para jemaah, mengingat aktivitas seperti berjalan jauh hingga lempar jumrah membutuhkan stamina yang baik serta daya tahan tubuh yang kuat sepanjang rangkaian ibadah haji berlangsung dan penuh tantangan fisik berat.

“Kalau fisiknya kurang kuat, apalagi saat lempar jumrah yang jaraknya cukup jauh dari pemondokan, nanti bisa jadi kendala. Jadi dari sekarang harus mulai latihan fisik seperti jalan pagi,” katanya kepada para calon jemaah dengan penekanan serius.

Ia menambahkan, upaya menjaga kesehatan juga diiringi dengan doa agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar, meskipun terdapat dinamika global yang terjadi saat ini yang perlu tetap diwaspadai oleh seluruh pihak terkait namun tidak mengganggu persiapan keberangkatan.

“Kita semua berdoa agar keberangkatan berjalan lancar dan para jemaah bisa kembali menjadi haji yang mabrur,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bekasi, dr. Irfan Maulana, menyampaikan bahwa vaksinasi ini menyasar sekitar 3.300 calon jemaah haji yang telah terdaftar dan siap diberangkatkan pada musim haji tahun ini dengan pembagian jadwal pelayanan yang terstruktur rapi.

Berita Lainnya  MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

Ia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi berlangsung mulai 26 Maret hingga 1 April 2026, dengan jumlah peserta harian berkisar antara 500 hingga 700 orang yang dijadwalkan secara bertahap guna menghindari penumpukan di lokasi kegiatan serta menjaga kenyamanan pelayanan bagi seluruh peserta.

“Vaksinasi meningitis dan polio ini merupakan tahapan lanjutan setelah pemeriksaan kesehatan yang sudah dimulai sejak November 2025, termasuk penentuan istitha’ah bagi calon jemaah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa setelah vaksinasi, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pemeriksaan kehamilan bagi jemaah wanita usia subur menjelang keberangkatan agar seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi dengan baik sebelum berangkat ke Tanah Suci nantinya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada musim haji tahun ini, Kabupaten Bekasi akan memberangkatkan sekitar tujuh kloter penuh dan satu kloter campuran melalui Bandara Kertajati, Majalengka, yang telah disiapkan sebagai titik keberangkatan resmi jemaah sekaligus pusat layanan embarkasi terbaru.

Berita Lainnya  Viral Video 'Celetukan' Lurah Paya Pasir : "Cie Curhat Dia Bah..."

“Kewaspadaan dini terhadap penyakit yang berpotensi menjadi wabah menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan, Dinkes Kabupaten Bekasi menyiapkan 12 tenaga kesehatan kloter serta tambahan pendamping dari daerah, yang akan bersinergi dalam mendampingi jemaah, termasuk jemaah lansia agar tetap mendapatkan pelayanan optimal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dia mengimbau para calon jemaah untuk menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan dengan istirahat yang cukup serta mengatur aktivitas sosial seperti walimatus safar agar tidak mengganggu kesehatan dan kesiapan fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Istirahat cukup, hindari kelelahan, dan pastikan dalam kondisi fit saat berangkat. Jika sakit saat tiba di Arab Saudi, ada kemungkinan jemaah dipulangkan. Dan jangan lupa membawa obat-obatan pribadi untuk kebutuhan selama kurang lebih 40 hari.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

Polisi Tangkap 2 Orang Dalam Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras

JAKARTA - Polisi menangkap dua orang kasus challenge hafalan Al Quran berhadiah minuman keras di salah satu booth festival musik The Sounds Project di...

Siswa SMA Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu – Tanggerang Selatan

TANGGERANG - Terjadi kecelakaan di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026), setelah seorang pelajar SMA tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL). Peristiwa yang terjadi sekitar...

Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

KARAWANG - Terkait dugaan korupsi KPR Bank BTN yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Karawang, Manajemen PT. Bumi Artha Sedayu (BAS) akhirnya angkat bicara. Plt. Direktur...

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

Hukum

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan