KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi pada Senin (23/3/2026) dan Selasa (24/3/2026) pekan depan.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan pihaknya telah mematangkan berbagai skenario mitigasi, mulai dari pendirian posko terpadu hingga penyiapan jalur alternatif guna mengurai kepadatan lalu lintas.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kapolres dan pengelola jalan tol. Mudah-mudahan Tol Japek 2 bisa difungsikan kembali untuk mendistribusikan volume kendaraan menuju Jakarta,” ujarnya saat open house Lebaran, Sabtu (21/3/2026).
Selain mengandalkan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek 2), Pemkab Karawang juga menyiapkan jalur alternatif bagi pemudik, khususnya pengguna sepeda motor.
Aep mengimbau agar pemudik tidak hanya terfokus pada jalur Pantura yang rawan kemacetan. Sebagai alternatif, tersedia rute dari Cikalong hingga Karawang Barat, serta jalur inspeksi yang menghubungkan Cibitung hingga Bekasi.
“Jalan inspeksi ini sudah kami persiapkan dengan baik. Penerangan sudah dipasang dan jalan berlubang sudah ditambal,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus balik, Pemkab Karawang juga mendirikan sekitar 16 posko pengamanan di lokasi-lokasi strategis, termasuk di rest area kilometer 62. “Posko ini melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga rumah sakit umum daerah,” kata Aep.
Dalam evaluasinya, Aep menyebut arus mudik Lebaran tahun ini berjalan relatif kondusif. Meski sempat terjadi lonjakan kendaraan pada H-2 Lebaran, kepadatan dapat diurai dengan cepat oleh pihak kepolisian.
Polres Karawang juga melaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden lalu lintas di jalur arteri selama periode arus mudik. “Fasilitas jalan, termasuk penerangan, menjadi prioritas kami. Karawang adalah jalur utama pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Karawang berharap arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para pemudik.
Sumber : beritasatu.com










