SUBANG – Kepolisian Resor (Polres) Subang menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjelang bulan suci Ramadan dan hari raya Idulfitri.
Sebagai langkah nyata, jajaran Polres Subang menggelar pemusnahan massal barang bukti hasil operasi rutin periode Januari hingga Maret 2026 yang dilaksanakan di halaman Mapolres Subang, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, didampingi jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari prapelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya (OKL) 2026 guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan kebisingan maupun potensi kriminalitas.
Barang bukti yang dimusnahkan secara simbolis menggunakan mesin penggilas (stum) tersebut meliputi 5.000 botol minuman keras berbagai merk, 5.000 butir petasan, serta 500 buah knalpot brong yang tidak sesuai standar teknis.
Pemusnahan ini menjadi pesan kuat bahwa Polri konsisten dalam memberantas segala bentuk pemicu gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Subang.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menegaskan bahwa peredaran miras ilegal, petasan, dan penggunaan knalpot bising merupakan atensi utama kepolisian.
Selain mengganggu ketenangan, penyalahgunaan miras oplosan dan ledakan petasan sangat berisiko fatal hingga mampu merenggut korban jiwa. Oleh karena itu, tindakan preventif melalui razia dan pemusnahan ini dianggap sangat krusial.
“Kami memberikan peringatan keras kepada oknum yang masih nekat memproduksi atau mengedarkan barang-barang terlarang ini. Polres Subang beserta Polsek jajaran tidak akan segan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku bagi siapa pun yang melanggar,” tegas Kapolres
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing. Kepolisian mengajak warga untuk tidak menggunakan knalpot bising serta menjauhi penyalahgunaan miras dan petasan demi keamanan bersama.
Kehadiran Polri dalam aksi pemusnahan ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta menjamin kenyamanan warga Subang dalam menyambut hari kemenangan.***
Sumber : TribrataNews









