Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Rusak Parah, Jalan Provinsi di Pamanukan – Subang Dikeluhkan Warga

SUBANG – Kondisi jalan provinsi di wilayah Pamanukan, Kabupaten Subang, dikeluhkan warga karena kerusakan parah. Jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat tersebut dipenuhi lubang dan permukaan aspal yang rusak, sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan jalan itu tidak hanya mengganggu mobilitas warga sehari-hari, tetapi juga dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat dalam waktu dekat.

Sejumlah warga Pamanukan menyebut kondisi jalan sudah lama rusak namun belum mendapatkan penanganan yang memadai dari pemerintah.

Berita Lainnya  Penyegelan Hanya Formalitas, Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia Ketahuan Masih Beroperasi

“Kalau malam sangat berbahaya karena lubangnya cukup dalam. Banyak pengendara motor yang hampir jatuh,” ujar salah satu warga yang setiap hari melintas di jalur tersebut, Sabtu (7/3/2026)

Warga menilai pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, seharusnya lebih cepat merespons kerusakan jalan yang berada di bawah kewenangannya. Terlebih, Pamanukan merupakan salah satu jalur penting yang dilalui kendaraan antar daerah.

Selain mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, kondisi jalan yang rusak juga menjadi sorotan karena terjadi menjelang momen Lebaran, saat mobilitas kendaraan dipastikan meningkat.

Berita Lainnya  Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

Masyarakat berharap pemerintah provinsi bersama instansi terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum segera melakukan perbaikan agar jalan kembali aman dilalui. Jika dibiarkan berlarut-larut, kerusakan tersebut dikhawatirkan semakin parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,”ucap warga lainnya.

Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut, terutama menjelang arus mudik Idul Fitri yang tinggal menghitung hari.***

Berita Lainnya  Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : "Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak"

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan