Sabtu, Juni 13, 2026
spot_img

Rusak Parah, Jalan Provinsi di Pamanukan – Subang Dikeluhkan Warga

SUBANG – Kondisi jalan provinsi di wilayah Pamanukan, Kabupaten Subang, dikeluhkan warga karena kerusakan parah. Jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat tersebut dipenuhi lubang dan permukaan aspal yang rusak, sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan jalan itu tidak hanya mengganggu mobilitas warga sehari-hari, tetapi juga dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat dalam waktu dekat.

Sejumlah warga Pamanukan menyebut kondisi jalan sudah lama rusak namun belum mendapatkan penanganan yang memadai dari pemerintah.

Berita Lainnya  Perusahaan Ritel di Karawang Nunggak Pajak Hingga Rp 10 Miliar, Askun : "Cabut saja Izinnya"

“Kalau malam sangat berbahaya karena lubangnya cukup dalam. Banyak pengendara motor yang hampir jatuh,” ujar salah satu warga yang setiap hari melintas di jalur tersebut, Sabtu (7/3/2026)

Warga menilai pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, seharusnya lebih cepat merespons kerusakan jalan yang berada di bawah kewenangannya. Terlebih, Pamanukan merupakan salah satu jalur penting yang dilalui kendaraan antar daerah.

Selain mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, kondisi jalan yang rusak juga menjadi sorotan karena terjadi menjelang momen Lebaran, saat mobilitas kendaraan dipastikan meningkat.

Berita Lainnya  Askun : "Clean and Clear, Bupati Aep Masih Tegak Lurus"

Masyarakat berharap pemerintah provinsi bersama instansi terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum segera melakukan perbaikan agar jalan kembali aman dilalui. Jika dibiarkan berlarut-larut, kerusakan tersebut dikhawatirkan semakin parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,”ucap warga lainnya.

Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut, terutama menjelang arus mudik Idul Fitri yang tinggal menghitung hari.***

Berita Lainnya  Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Presiden Prabowo Disarankan ‘Puasa Pidato’ untuk Redam Kemarahan Rakyat

JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato dalam beberapa...

Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Jabodetabek membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan jalan Jenderal...

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan