Rabu, April 22, 2026
spot_img

Rumah Kontrakan di Bekasi Jadi Pusat Distribusi Obat Keras Ilegal

BEKASI – Sebuah rumah kontrakan kembali terungkap sebagai pusat distribusi obat golongan G atau obat keras secara ilegal. Kali ini, berada di Kampung Kebon Kelapa RT 006 RW 003, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dari tempat itu, polisi menyita ratusan ribu butir obat.

Pengungkapan kasus ini bermula saat tim patroli yang dipimpin Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menyisir kawasan rawan di Jalan Warung Doyong, Kebon Kelapa, Tambun Selatan, Senin (2/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas mencurigai gerak-gerik seorang pemuda berinisial AR (26) di wilayah yang berbatasan dengan Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung.

Berita Lainnya  Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Kampung

“Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa 18 lembar (180 butir) Tramadol, 27 klip (108 butir) Hexymer, serta uang hasil penjualan sebesar Rp1.287.000,” ucap Sumarni, dalam keterangannya, Selasa (3/3).

Dari hasil pemeriksaan terhadap AR, petugas kemudian menggeledah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan stok. Di lokasi itu, polisi menemukan ribuan botol dan lembaran obat keras ilegal yang tersusun rapi.

Barang bukti yang diamankan meliputi 136 botol (136.000 butir) Hexymer, 28 botol (28.000 butir) Double Y, 2.267 lembar (22.670 butir) jenis lain, 80 lembar (800 butir) Tramadol, uang tunai Rp1.287.000, satu unit iPhone, sepeda motor Honda Vario merah bernopol B 5707 FJZ, serta dua kartu ATM Bank BCA.

Berita Lainnya  Dalam Pengaruh Alkohol, Pelaku Minta 'Jatprem' untuk Beli Miras, Polisi Amankan Tersangka Lain

Menurut Sumarni, operasi senyap tersebut merupakan respons cepat atas laporan masyarakat serta hasil pengembangan patroli rutin di titik-titik rawan kriminalitas, termasuk pengembangan kasus dari wilayah Kampung Kavling, Cikarang Utara.

Saat ini, tersangka AR beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Metro Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain yang diduga sebagai bandar besar di atas tersangka.

“Peredaran obat keras ilegal golongan G menjadi perhatian serius karena dampaknya sangat membahayakan, khususnya bagi remaja dan kami akan terus meningkatkan patroli, pengungkapan, dan penindakan tegas terhadap para pelaku,” terang Sumarni. (ris)

Berita Lainnya  Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pengeroyokan Bobotoh di Purwakarta, Polisi Amankan 14 Terduga Pelaku

PURWAKARTA - Peristiwa pengeroyokan brutal terjadi di wilayah Sadang, Kabupaten Purwakarta, Senin (20/4/2026) malam. Dua warga yang diduga Bobotoh menjadi korban kekerasan oleh sekelompok orang...

Viral Siswa Olok-olok Guru, KDM akan Kirim 9 Siswa SMAN 1 Purwakarta ke Barak Militer

PURWAKARTA - Alih-alih mendapatkan sanksi skorsing, pihak SMAN 1 Purwakarta akhirnya memilih pendekatan pembinaan dengan memberikan sanksi berupa kegiatan sosial dan penguatan karakter, terhadap...

Masalah Parkir Merembet ke Pokir, Gaya Komunikasi Pimpinan DPRD Karawang Buruk!

Satir Askun : "Keur can jadi mah nu gelo ge ditanya. Pas jadi mah ditanya ge jiga nu gelo" KARAWANG - Praktisi Hukum dan Pengamat...

Mediasi Buntu, Orang Tua Siswa SMAN 2 Kota Bekasi Saling Lapor Polisi

KOTA BEKASI - Perselisihan antara dua siswa SMAN 2 Kota Bekasi berinisial EQ dan ANF berlanjut ke ranah hukum setelah upaya mediasi sekolah belum...

Debt Collector Bentrok dengan Warga di Cakung – Jaktim

JAKARTA - Debt collector bentrok dengan warga di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026) sore. Dalam video yang diunggah akun Instagram @warungjurnalis, memperlihatkan sejumlah polisi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan