Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Rumah Kontrakan di Bekasi Jadi Pusat Distribusi Obat Keras Ilegal

BEKASI – Sebuah rumah kontrakan kembali terungkap sebagai pusat distribusi obat golongan G atau obat keras secara ilegal. Kali ini, berada di Kampung Kebon Kelapa RT 006 RW 003, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dari tempat itu, polisi menyita ratusan ribu butir obat.

Pengungkapan kasus ini bermula saat tim patroli yang dipimpin Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menyisir kawasan rawan di Jalan Warung Doyong, Kebon Kelapa, Tambun Selatan, Senin (2/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas mencurigai gerak-gerik seorang pemuda berinisial AR (26) di wilayah yang berbatasan dengan Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung.

Berita Lainnya  Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

“Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa 18 lembar (180 butir) Tramadol, 27 klip (108 butir) Hexymer, serta uang hasil penjualan sebesar Rp1.287.000,” ucap Sumarni, dalam keterangannya, Selasa (3/3).

Dari hasil pemeriksaan terhadap AR, petugas kemudian menggeledah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan stok. Di lokasi itu, polisi menemukan ribuan botol dan lembaran obat keras ilegal yang tersusun rapi.

Barang bukti yang diamankan meliputi 136 botol (136.000 butir) Hexymer, 28 botol (28.000 butir) Double Y, 2.267 lembar (22.670 butir) jenis lain, 80 lembar (800 butir) Tramadol, uang tunai Rp1.287.000, satu unit iPhone, sepeda motor Honda Vario merah bernopol B 5707 FJZ, serta dua kartu ATM Bank BCA.

Berita Lainnya  Polresta Karawang Bekuk Kawanan Begal yang Sudah Beraksi di 12 TKP

Menurut Sumarni, operasi senyap tersebut merupakan respons cepat atas laporan masyarakat serta hasil pengembangan patroli rutin di titik-titik rawan kriminalitas, termasuk pengembangan kasus dari wilayah Kampung Kavling, Cikarang Utara.

Saat ini, tersangka AR beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Metro Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain yang diduga sebagai bandar besar di atas tersangka.

“Peredaran obat keras ilegal golongan G menjadi perhatian serius karena dampaknya sangat membahayakan, khususnya bagi remaja dan kami akan terus meningkatkan patroli, pengungkapan, dan penindakan tegas terhadap para pelaku,” terang Sumarni. (ris)

Berita Lainnya  Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan