Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan di Kabupaten Sintang.

Ia mempersilakan hal tersebut, namun dengan catatan pembangunan dilakukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar sebesar Rp 6 triliun.

Pernyataan itu disampaikan setelah keluhan warga mengenai jalan rusak di Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, warga membandingkan kondisi jalan di wilayah tersebut dengan infrastruktur di Provinsi Jabar.

“Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp 6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya,” katanya saat membuka Musrenbang di Pendopo Bupati Sintang, dikutip dari TribunPontianak.

Berita Lainnya  Satu Keluarga di Lampung Utara Jadi Begal dengan Modus Kencan Michat

Kalbar Tidak Bisa Disamakan dengan Jabar

Krisantus menegaskan bahwa kondisi Kalbar tidak dapat disandingkan dengan Jabar, baik dari sisi luas wilayah maupun kemampuan anggaran.

“Jawa Barat itu luasnya sekitar 43.000 kilometer persegi dengan APBD sekitar Rp 31 triliun,” jelas Krisantus.

“Sementara Kalimantan Barat luasnya mencapai 171.000 kilometer persegi, lebih dari satu kali Pulau Jawa, tapi APBD kita hanya sekitar Rp 6 triliun lebih,” sambungnya.

Krisantus menambahkan, perbedaan tersebut membuat beban pembangunan infrastruktur di Kalbar jauh lebih besar.

Berita Lainnya  Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

“Semakin luas wilayah, semakin berat biaya pembangunan. Jadi masyarakat jangan sampai gagal paham,” tambahnya.

Pemerintah Daerah Berupaya Perbaiki Infrastruktur

Meski begitu, Krisantus memastikan bahwa pemerintah tetap berupaya menangani persoalan infrastruktur, khususnya di Kabupaten Sintang.

Pemerintah kabupaten, lanjutnya, telah menurunkan alat Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) untuk memperbaiki ruas jalan di Bedayan yang sempat viral.

“Infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Sintang memang berat, dengan kekuatan fiskal yang ada. Tapi pemerintah provinsi tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Berita Lainnya  Polda Jabar Ungkap Judi Online, 11 Orang Ditetapkan Tersangka, Uang Miliaran hingga Mobil Mewah Disita

Sebelumnya, keluhan warga terkait jalan rusak di Bedayan ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh pengguna Instagram bernama Elisabet.

Warga juga berharap Dedi Mulyadi dapat berkunjung langsung ke Kalbar, meski hanya sementara, untuk membantu perbaikan jalan.

“Tolong, lah Kang Dedi. Jalan kami babak belur. Gubernur kami pingsan kayaknya. Gak ada bangun jalan kami,” kata warga.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan