Minggu, Agustus 2, 2026
spot_img

Dorong Inovasi Gizi Generasi Muda, Pemkot Bekasi Gelar Lomba Menu Sehat MBG

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat menggelar lomba menu sehat program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendorong inovasi gizi bagi generasi muda sekaligus mendukung program strategis nasional serta bagian dari kemeriahan peringatan HUT ke-29 daerah itu.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menekankan pentingnya inovasi dalam penyajian menu bergizi, khususnya bagi anak-anak sebagai penerima manfaat program MBG. Selain nilai gizi, aspek rasa, variasi hingga tampilan makanan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat makan.

“Menu yang disajikan harus bervariasi dan menarik. Tidak hanya mengejar kenyang atau nilai gizi, tetapi juga rasa dan penyajian, karena itu menentukan minat anak-anak untuk makan,” katanya saat meninjau lomba di Plaza Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu.

Dia menjelaskan program MBG merupakan bagian dari strategi pemerintah menekan angka stunting melalui upaya pencegahan sejak dini, bahkan sebelum pernikahan, melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan.

Ia menginstruksikan segenap kepala pusat kesehatan masyarakat di wilayahnya untuk melakukan pengawasan secara teliti berkaitan penyakit tumbuh kembang anak atau stunting agar dapat terus ditekan prevalensinya, termasuk pencegahan terhadap potensi penyakit turunan lainnya.

Berita Lainnya  Menteri PPN : "MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja"

Tri Adhianto mengapresiasi peran tenaga kesehatan maupun penyelenggara jasa boga atas profesionalisme dan tanggung jawab mereka menyediakan makanan bergizi demi kualitas generasi masa depan, sehingga turut mendukung keberhasilan program MBG di Kota Bekasi.

“Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan bahagia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Tri juga turut memanggil perwakilan pelajar dari lima sekolah jenjang SMP untuk berdialog langsung terkait pelaksanaan program MBG di lingkungan sekolah.

Para siswa merespons dengan menyebut program MBG sangat membantu dan membawa manfaat positif bagi mereka. Lima sekolah yang terlibat juga mengaku bahagia dengan adanya program tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Satia Sriwijayanti Anggraini menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait standar menu program MBG.

Berita Lainnya  Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

“Kegiatan ini menjawab berbagai persepsi negatif terkait menu MBG. Dengan anggaran terjangkau, menu yang disajikan tetap bisa berkualitas, menarik dan memenuhi standar gizi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memberikan masukan terhadap menu yang disajikan agar program MBG dapat terus tepat sasaran serta sesuai dengan selera penerima manfaat.

Menurut dia, lomba ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia, sehingga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Kota Bekasi menjadi pelopor kegiatan ini. Harapannya bisa diikuti oleh kota-kota lain di Indonesia. Apresiasi juga kepada PPJI Kota Bekasi dalam menyelenggarakan lomba ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kota Bekasi Sunarti Atmaja menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto sekaligus memeriahkan HUT ke-29 Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Ditertawakan, Wali Kota Bandung 'Ngamuk' Saat Tinjau Lokasi Penebangan Pohon

Ia menjelaskan lomba ini diikuti 61 peserta dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Bekasi, baik yang telah tersertifikasi maupun yang masih dalam proses pemenuhan standar.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi bagi para pengelola SPPG untuk meningkatkan kualitas layanan makanan,” katanya.

Sunarti mengatakan pada tahap awal pelaksanaan, para peserta telah menunjukkan kreativitas tinggi dalam menyusun menu meski dengan keterbatasan anggaran, membuktikan inovasi tetap dapat dilakukan secara optimal.

SPPG Jati Raden terpilih sebagai pemenang lomba menu sehat MBG, disusul SPPG Harapan Jaya 3 sebagai juara kedua dan SPPG Mustikasari di urutan ketiga. Sementara juara harapan diraih SPPG Jatiasih 2, SPPG Teluk Pucung 1 serta SPPG Cimuning 2.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan lima oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang terlibat dalam kasus pungutan liar (pungli) terhadap...

Bukan Hanya Sekedar Masuk Senayan, PSI Miliki Target Besar di Pemilu 2029

KUPANG - Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo (Jokowi) mengungkap partainya memiliki target yang lebih besar pada Pemilu 2029. Menurutnya, target PSI...

MBG Disebut Habiskan Anggaran Negara, Kepala BGN Ngaku ‘Gemas’ Lihat Komentar di Medsos

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berarti menghabiskan seluruh anggaran negara atau menghentikan...

Cuma Gegara Curi Sayuran, Ibu ini Sampai Diikat di Tiang Listrik dan Sempat Dipukul

SAMARINDA - Seorang wanita di Samarinda, Kalimantan Timur, sempat diikat di tiang listrik setelah diduga mencuri sayuran milik pedagang di Pasar Segiri. Aksi tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan