Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img

Pemkab Bekasi Apresiasi Kinerja APH dalam Tekan Angka Kejahatan

BEKASI – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menghadiri pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana berkekuatan hukum tetap oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi di halaman kantor kejaksaan setempat pada Jumat (10/04/2026), sebagai upaya mencegah penyalahgunaan barang bukti dan menekan angka kejahatan di masyarakat.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 478,188 gram, ganja 1.906,0172 gram, serta ekstasi enam butir dengan berat 2,9 gram.

Petugas juga memusnahkan obat terlarang terdiri dari tramadol 5.890 butir, eksimer 10.858 butir, trihexyphenidyl 1.387 butir, amplosulam 103 butir, kamlet 10 butir, serta rekloma 40 butir.

Barang bukti lain berupa sabun 484 buah, senjata tajam sembilan bilah, senjata api mainan tiga unit, senjata api rakitan satu unit, senapan angin satu unit, serta 30 telepon genggam turut dimusnahkan.

Berita Lainnya  Palang Kereta Otomatis Terpasang di Perlintasan Sebidang Jalan Ampera Bekasi, Tapi...?

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengapresiasi aparat penegak hukum yang menuntaskan proses hukum hingga tahap pemusnahan barang bukti perkara berkekuatan hukum tetap.

“Kami mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi beserta jajaran yang hari ini telah menuntaskan tugasnya hingga tahap pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar kejahatan di Kabupaten Bekasi dapat terus ditekan,” ujar Endin.

Endin menilai temuan obat terlarang seperti tramadol menjadi perhatian pemerintah daerah karena berpotensi disalahgunakan di kalangan masyarakat, khususnya pelajar.

Berita Lainnya  KDM Pimpin Pembongkaran Kios di Cicadas, Janji Berikan Pekerjaan Baru bagi PKL

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan langkah pencegahan melalui penguatan edukasi di sekolah bersama Dinas Pendidikan agar pelajar memahami bahaya penyalahgunaan obat.

“Penyalahgunaan obat-obatan seperti tramadol menjadi isu yang perlu kita tangani bersama. Pemerintah daerah melalui dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan, akan memperkuat edukasi di lingkungan sekolah, termasuk SMP, serta berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk menjangkau jenjang pendidikan lainnya,” ujar Endin.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Semeru menjelaskan pemusnahan barang bukti merupakan pelaksanaan kewenangan kejaksaan untuk menuntaskan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini merupakan implementasi dari tugas kejaksaan untuk melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Tidak hanya pidana badan, tetapi juga terhadap barang bukti harus dituntaskan secara profesional, akuntabel, dan transparan,” ujar Semeru.

Berita Lainnya  Adukan Kades Sumurkondang, LBH Laskar NKRI Bakal Kembali Surati DPMD Karawang

Semeru menjelaskan pemusnahan dilakukan agar barang bukti tidak disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab sekaligus memberi efek jera bagi pelaku kejahatan.

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan efek jera dan menekan angka kejahatan, sehingga situasi di wilayah hukum Kabupaten Bekasi tetap aman dan kondusif,” ujar Semeru.***

Sumber : Diskominfo Kab. Bekasi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jangan Ada Calon Siswa Titipan, KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB

JAKARTA - KPK menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)....

Viral Video Klarifikasi Ibu Santriwati di Pekalongan : ‘Anak Saya Hamil karena Mimpi dan Karunia Allah’

PEKALONGAN - Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu salah satu santriwati di Kabupaten Pekalongan yang menyebut jika kehamilan anaknya lantaran mimpi dan karunia Allah. Video...

Viral Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’, Golkar Karawang Justru Apresiasi Netizen

KARAWANG - Belakang ini media sosial khususnya Instagram dan Tiktok tengah viral lagu 'Mas Bahlil Ganteng' dengan tajuk 'My Little Bolu Ketan'. Menyikapi fenomena ketokohan...

Pria di Bekasi Tusuk Keponakan yang Masih Balita hingga Tewas, Cuma Gegara Kesal Diganggu Saat Main Gim

KOTA BEKASI - Sebuah peristiwa menggemparkan terjadi di sebuah rumah kontrakan wilayah RT 02/RW 10, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Rabu (27/5/2026) malam. Yaitu dimana...

Masifnya Serangan ke Prabowo di Medsos, Apakah Masuk Kategori Operasi Delegitimasi Kekuasaan Politik?

JAKARTA - Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai gelombang serangan terhadap Presiden Prabowo Subianto di media sosial (medsos) dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan