Sabtu, Juni 13, 2026
spot_img

Peristiwa ‘Sahur Berdarah’, Diduga Dirampok : Ayah Tewas dan Ibu Kritis

KOTA BEKASI – Diduga menjadi korban perampokan, peristiwa ‘sahur berdarah’ terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Senin (2/3/2026).

Seorang suami berinisial EU (65) ditemukan tewas bersimbah darah. Sementara istrinya PW (60) ditemukan dalam kondisi kritis.

Peristiwa ini diketahui saat anak perempuan korban berinisial DNA terbangun saat waktu sahur. Biasanya DNA dibangunkan ibunya sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, pagi itu tak ada yang mengetuk pintu kamarnya.

Alarm berbunyi sekitar pukul 04.15 WIB. DNA terkejut karena waktu imsak sudah dekat. Tak seperti biasa sang ibu membangunkannya untuk makan sahur.

Berita Lainnya  Anggota Dewan Laporkan Mantan Anggota Dewan, Dugaan Penggelapan Dana Investasi Rp 110 Juta

DNA kemudian turun ke lantai bawah untuk membangunkan ibunya. Saat ia memanggil tidak ada jawaba, yang terdengar hanya suara seperti orang suara mendengkur.

Merasa ada yang tidak beres, DNA panik dan mencoba meminta pertolongan. “Anak korban kaget, panik, kemudian meminta tolong ke warga tapi enggak ada siapa-siapa di sini. Sehingga korban menghubungi keluarganya,” tutur Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal.

Ditemukan bersimbah darah

Tak lama kemudian, keluarga datang. Karena pintu sulit diakses, kaca jendela dibuka secara paksa agar bisa masuk. Di situ terlihat korban sudah tergeletak kedua-duanya.

Berita Lainnya  Menteri HAM Pigai Tak Setuju Begal Ditembak Mati

EU ditemukan di atas kasur dengan kondisi bersimbah darah. Sementara PW tergeletak di lantai kamar. Korban EU dinyatakan meninggal dunia di lokasi. PW yang kritis langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua korban mengalami luka akibat benda tumpul di bagian belakang kepala.

“Untuk saat ini sementara dari dokter rumah sakit, pukulan benda tumpul di belakang kepala,” ujar Andi.

Polisi juga mencatat sejumlah barang yang diduga hilang. Diantaranya gelang emas dan kunci mobil milik korban.

Jenazah EU telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk visum dan autopsi. Sementara PW dirawat intensif di Rumah Sakit Primaya.

Berita Lainnya  Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

Kini rumah dua lantai bercat putih itu dipasangi garis polisi. Petugas dari Polsek Pondok Gede dan Polres Metro Bekasi Kota melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan dugaan pelaku. Garis polisi yang sempat terpasang sudah dilepas, namun penyelidikan terus berjalan.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Presiden Prabowo Disarankan ‘Puasa Pidato’ untuk Redam Kemarahan Rakyat

JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato dalam beberapa...

Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Jabodetabek membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan jalan Jenderal...

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan