Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Sekolah Terendam Banjir, Komisi IV Minta Disdik Segera Keluarkan SE Belajar Daring

KARAWANG – Akibat banjir yang semakin meluas, belasan gedung sekolah di Kabupaten Karawang dikabarkan terendam banjir. Beberapa sekolah dikabarkan terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.

Menananggapi kabar ini, Komisi IV DPRD Karawang meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang segera mengeluarkan ‘Surat Edaran’ untuk mewajibkan belajar daring bagi setiap sekolah yang terdampak banjir.

Sekretaris Komisi IV, Asep Syaripudin mengatakan, prediksi BMKG telah menegaskan jika cuaca ektream akan masih berlangsung dari 21-26 Januari. Oleh karenanya, setiap pemerintah daerah harus mengantisipasi dampak dari cuaca ekstream tersebut, termasuk dampak banjir untuk dunia pendidikan.

Ditegaskan Asep Ibe (sapaan akrab), keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus diutamakan dalam menyikapi bencana banjir di Karawang ini. Oleh karenanya, kebijakan mengeluarkan Surat Edaran belajar daring bagi sekolah yang terdampak banjir harus segera dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Berita Lainnya  Menunggu 'Nyanyian' Sony Sonjaya yang akan Bongkar Nama-nama Besar di Korupsi MBG

“Saya pikir Surat Edaran tersebut harus segera dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang. Karena kita harus mengutamakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik,” tutur Asep Ibe, Jumat (23/1/2026).

Sementara berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang hingga Jumat (23/1/2026), total ada 14 Sekolah Dasar (SD), satu Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaporkan terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Meski demikian, hingga saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum mengeluarkan instruksi khusus terkait kebijakan meliburkan sekolah secara menyeluruh. Kebijakan meliburkan KBM siswa baru bersifat situasional, tergantung dari kebijakan kepala sekolah masing-masing.

Berita Lainnya  Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

“Tidak ada kebijakan meliburkan sekolah dari dinas. Keputusan diliburkan atau tidak disesuaikan dengan kondisi sekolah dan menjadi kewenangan kepala sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang, Wawan Setiawan, dilansir dari Tribun Jabar.

Wawan menjelaskan, sekolah yang terpaksa diliburkan berada di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Hal itu dilakukan karena kondisi lingkungan sekolah tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

“Di Karangligar ada dua SD Negeri dan satu SMP yang diliburkan karena memang tidak memungkinkan untuk dilakukan proses belajar-mengajar,” kata dia.

Menyikapi ini, Asep Ibe kembali menegaskan jika Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tetap harus mengeluarkan Surat Edaran untuk mewajibkan belajar daring bagi sekolah yang terdampak banjir. Pasalnya, tidak ada yang bisa memprediksi kapan banjir Karawang akan surut.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika Desak Kejagung Tetapkan P21 Kasus Ijazah Jokowi

“Jika sekolah tidak diliburkan atau belajar daring, kita bukan hanya khawatir keselamatan siswa dan tenaga pendidik saat di sekolah. Tetapi saat perjalanan mereka menuju sekolah,” kata Asep Ibe.

“Makanya Disdikbud harus mengeluarkan Surat Edaran segera. Karena kita tidak bisa memprediksi kapan banjir surut dan berapa sekolah lagi yang akan terendam banjir beberapa hari ke depan,” tutup politisi Partai Golkar ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan