Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Sekolah Terendam Banjir, Komisi IV Minta Disdik Segera Keluarkan SE Belajar Daring

KARAWANG – Akibat banjir yang semakin meluas, belasan gedung sekolah di Kabupaten Karawang dikabarkan terendam banjir. Beberapa sekolah dikabarkan terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.

Menananggapi kabar ini, Komisi IV DPRD Karawang meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang segera mengeluarkan ‘Surat Edaran’ untuk mewajibkan belajar daring bagi setiap sekolah yang terdampak banjir.

Sekretaris Komisi IV, Asep Syaripudin mengatakan, prediksi BMKG telah menegaskan jika cuaca ektream akan masih berlangsung dari 21-26 Januari. Oleh karenanya, setiap pemerintah daerah harus mengantisipasi dampak dari cuaca ekstream tersebut, termasuk dampak banjir untuk dunia pendidikan.

Ditegaskan Asep Ibe (sapaan akrab), keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus diutamakan dalam menyikapi bencana banjir di Karawang ini. Oleh karenanya, kebijakan mengeluarkan Surat Edaran belajar daring bagi sekolah yang terdampak banjir harus segera dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Berita Lainnya  SEPETAK Tuntut Nusron Wahid Dicopot, Desak Sahkan RUU Reforma Agraria

“Saya pikir Surat Edaran tersebut harus segera dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang. Karena kita harus mengutamakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik,” tutur Asep Ibe, Jumat (23/1/2026).

Sementara berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang hingga Jumat (23/1/2026), total ada 14 Sekolah Dasar (SD), satu Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaporkan terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Meski demikian, hingga saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum mengeluarkan instruksi khusus terkait kebijakan meliburkan sekolah secara menyeluruh. Kebijakan meliburkan KBM siswa baru bersifat situasional, tergantung dari kebijakan kepala sekolah masing-masing.

Berita Lainnya  Heboh 'Mata Air Keramat' di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

“Tidak ada kebijakan meliburkan sekolah dari dinas. Keputusan diliburkan atau tidak disesuaikan dengan kondisi sekolah dan menjadi kewenangan kepala sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang, Wawan Setiawan, dilansir dari Tribun Jabar.

Wawan menjelaskan, sekolah yang terpaksa diliburkan berada di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Hal itu dilakukan karena kondisi lingkungan sekolah tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

“Di Karangligar ada dua SD Negeri dan satu SMP yang diliburkan karena memang tidak memungkinkan untuk dilakukan proses belajar-mengajar,” kata dia.

Menyikapi ini, Asep Ibe kembali menegaskan jika Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tetap harus mengeluarkan Surat Edaran untuk mewajibkan belajar daring bagi sekolah yang terdampak banjir. Pasalnya, tidak ada yang bisa memprediksi kapan banjir Karawang akan surut.

Berita Lainnya  Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

“Jika sekolah tidak diliburkan atau belajar daring, kita bukan hanya khawatir keselamatan siswa dan tenaga pendidik saat di sekolah. Tetapi saat perjalanan mereka menuju sekolah,” kata Asep Ibe.

“Makanya Disdikbud harus mengeluarkan Surat Edaran segera. Karena kita tidak bisa memprediksi kapan banjir surut dan berapa sekolah lagi yang akan terendam banjir beberapa hari ke depan,” tutup politisi Partai Golkar ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan