Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Jubir Gerindra : MBG Program Sangat Mulia untuk Perbaiki Gizi Anak Indonesia

JAKARTA – Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, merespons tuntutan mahasiswa dalam aksi demonstrasi pada Jumat (12/6/2026) pekan lalu.

Salah satu tuntutan mahasiswa terkait program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Menurut Bahtra, MBG merupakan program yang mulia dan memiliki tujuan yang baik.

Terkait soal MBG, saya ingin menegaskan ini adalah program yang sangat mulia, tujuannya baik, untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia di masa depan, untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” jelasnya dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Senin (15/6/2026).

Sebab itu, menurutnya, program strategis pemerintah tersebut harus didukung semua pihak.

Berita Lainnya  Ustaz Das'ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : "Penjilat Luar Biasa itu"

Meski begitu, ia juga tidak memungkiri adanya penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan MBG.

Terkait hal itu, menurut Bahtra, Prabowo telah melakukan tindakan tegas dengan mengganti tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga terlibat.

“Bahwa di sana ada penyimpangan yang terjadi ada pengelolaan yang tidak jujur, nah itu lah yang disayangkan oleh Presiden Prabowo. Maka dari itu, beliau langsung melakukan tindakan yang tegas, mengganti kepala BGN, terus kemudian menginstruksikan kepada kepala BGN yang baru untuk memperbaiki tata kelolanya,” ucapnya.

“Kemudian kedua agar anggarannya betul-betul tepat sasaran, agar anggaran yang dianggap tidak penting itu harus dihilangkan, kemudian harus ada refocusing programnya, bagaimana agar lebih tepat sasaran bagaimana agar daya jangkauanya betul-betul masyarakat yang butuhkan.”

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Dengan demikian, kata Bahtra, apa yang dilakukan Prabowo juga sejalan dengan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Ia menyebut Presiden Prabowo sejatinya sudah menginstruksikan kepala daerah untuk melakukan penghematan dan efisiensi anggaran, jauh sebelum adanya demo mahasiswa.

“Terkait dengan tuntutan teman-teman BEM tentu ada lima poin, saya ingin menegaskan bahwa tuntutan tersebut sebetulnya jauh sebelum teman-teman menyampaikan itu, Pak Prabowo sudah mewanti-wanti kepada kepala-kepala daerah untuk melakukan penghematan anggaran, jangan melakukan pemborosan,” ucapnya.

Berita Lainnya  Prabowo Geram dan Sindir Pakar : "Saking Pintarnya Jadi Goblok...!"

Pak Prabowo konsisten di situ ya, semenjak beliau berkampanye jauh sebelum menjadi Presiden, ini selalu disampaikan bahwa APBN kita terlalu besar kebocorannya, maka ini harus diperbaiki dengan cara melakukan penghematan dan efisiensi tentunya.”

Hal itu, kata Bahtra, juga telah dilaksanakan, baik oleh kementerian/lembaga maupun kepala daerah di kabupaten/kota hingga provinsi.

“Artinya sejalan dengan apa yang disampaikan oleh teman-teman mahasiswa,” tegasnya.***

Artikel ini telah tayang di Kompastv : https://www.kompas.tv/nasional/674904/juru-bicara-gerindra-respons-tuntutan-mahasiswa-mbg-adalah-program-mulia-tujuannya-baik?page=all

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan