Jumat, Agustus 21, 2026
spot_img

KDM Intruksikan Bupati hingga Kades Umumkan Belanja Pemerintahan di Medsos

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengintruksikan kepada semua bupati/walikota hingga kades dan lurah di Jawa Barat untuk mengumumkan setiap dan belanja pemerintahan di media sosial. Baik itu media sosial seperti facebook, youtobe, instagram, maupun flatform media sosial lainnya yang bisa diakses masyarakat umum.

Intruksi ini tertuang dalam bentuk ‘Surat Edaran’ yang baru-baru ini dikelurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan, baik provinsi, kabupaten/kota, kelurahan dan desa untuk diumumkan melalui jaringan media sosial, baik facebook, youtobe maupun instagram, serta perangkat media sosial lainnya, agar diketahui publik secara terbuka,” tutur KDM, dilansir dari akun instagram pribadinya @dedimukyadi71.

Berita Lainnya  Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

Bukan hanya realisasi belanja pemerintahan, KDM juga mengintruksikan semua bupati, wali kota, kades dan lurah untuk mengumumkan setiap capaian kinerjanya setiap satu bulan sekali di media sosial.

“Dalam setiap bulan kita wajib menyampaikan capaian kinerja pekerjaan yang dilakukan, sehingga publik bisa menilai kinerja dan merasakan apa yang kita lakukan dalam setiap waktu,” katanya.

KDM menegaskan, bahwa setiap pejabat pemerintahan harus sadar bahwa pengelolaan keuangan daerah semuanya bersumber dari pajak rakyat yang harus diketahui secara transpran.

Berita Lainnya  Videonya Viral di Medsos, Transpuan ini Tantang Pelaku Duel Satu Lawan Satu

“Kita harus memenuhi sepenuhnya bahwa uang yang kita kelola adalah bersumber dari pajak rakyat di semua tingkatan, baik masyarakat biasa, para pekerja atau buruh, karyawan, pegawai negeri, TNI-Polri, maupun para pengusaha. Dari mulai pengusaha UMKM sampai pengusaha besar,” katanya.

“Untuk itu tidak ada jalan bagi kita untuk mewujudkan tujuan pembangunan, agar terwujud pembangunan yang berkeadilan, pembangunan yang terbuka, pembangunan yang transparan dan akuntabel, adalah dengan cara menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menjelaskan berbagai kebijakan yang diambil,” timpalnya.

Berita Lainnya  Guru Ngaji Diduga Cabuli Sejumlah Murid Laki-laki, Gak Mau Diusir dari Kampung Berakhir Rumah Dikepung

“Semoga jalan ini (mengumumkan kegiatan dan belanja pemerintahan di media sosial) menjadi jalan terang mewujudkan Jawa Barat Istimewa,” tutup KDM.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Lagi, Giliran Siswa SMKN 1 Tapung Keracunan Menu MBG

RIAU - Puluhan tepatnya 81 siswa di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (18/8/2026). Para...

Bukan ODGJ, Pria Mengamuk di Lenteng Agung Ternyata di Bawah Pengaruh Miras

JAKARTA - Pria tanpa busana bernama Josua mengamuk dan memukuli pengendara motor di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026) malam, bukan orang dengan...

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan