Selasa, Maret 31, 2026
spot_img

KDM Intruksikan Bupati hingga Kades Umumkan Belanja Pemerintahan di Medsos

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengintruksikan kepada semua bupati/walikota hingga kades dan lurah di Jawa Barat untuk mengumumkan setiap dan belanja pemerintahan di media sosial. Baik itu media sosial seperti facebook, youtobe, instagram, maupun flatform media sosial lainnya yang bisa diakses masyarakat umum.

Intruksi ini tertuang dalam bentuk ‘Surat Edaran’ yang baru-baru ini dikelurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan, baik provinsi, kabupaten/kota, kelurahan dan desa untuk diumumkan melalui jaringan media sosial, baik facebook, youtobe maupun instagram, serta perangkat media sosial lainnya, agar diketahui publik secara terbuka,” tutur KDM, dilansir dari akun instagram pribadinya @dedimukyadi71.

Berita Lainnya  Polres Karawang Amankan Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Bukan hanya realisasi belanja pemerintahan, KDM juga mengintruksikan semua bupati, wali kota, kades dan lurah untuk mengumumkan setiap capaian kinerjanya setiap satu bulan sekali di media sosial.

“Dalam setiap bulan kita wajib menyampaikan capaian kinerja pekerjaan yang dilakukan, sehingga publik bisa menilai kinerja dan merasakan apa yang kita lakukan dalam setiap waktu,” katanya.

KDM menegaskan, bahwa setiap pejabat pemerintahan harus sadar bahwa pengelolaan keuangan daerah semuanya bersumber dari pajak rakyat yang harus diketahui secara transpran.

Berita Lainnya  Pemisahan Aset Daerah, Walkot Tri Minta Bantuan Dedi Mulyadi

“Kita harus memenuhi sepenuhnya bahwa uang yang kita kelola adalah bersumber dari pajak rakyat di semua tingkatan, baik masyarakat biasa, para pekerja atau buruh, karyawan, pegawai negeri, TNI-Polri, maupun para pengusaha. Dari mulai pengusaha UMKM sampai pengusaha besar,” katanya.

“Untuk itu tidak ada jalan bagi kita untuk mewujudkan tujuan pembangunan, agar terwujud pembangunan yang berkeadilan, pembangunan yang terbuka, pembangunan yang transparan dan akuntabel, adalah dengan cara menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menjelaskan berbagai kebijakan yang diambil,” timpalnya.

Berita Lainnya  Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

“Semoga jalan ini (mengumumkan kegiatan dan belanja pemerintahan di media sosial) menjadi jalan terang mewujudkan Jawa Barat Istimewa,” tutup KDM.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Geger Temuan Jasad Tanpa Tangan dan Kaki di Dalam Freezer

BEKASI - Warga Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad seorang penjaga ruko yang juga diketahui bekerja sebagai karyawan freelance ayam geprek, di dalam freezer...

2 Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Nyebur ke Got

KOTA BEKASI - Dua wanita menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang pria di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi. Usai kejadian, korban sempat mengejar...

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban ‘Kecelakaan Maut’ Truk Box Tabrak Warung di Subang

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung membantu keluarga korban kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Bantuan...

Hari Jadi ke-78 Tahun, Pemkab Subang Siapkan Pesta Rakyat

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang resmi meluncurkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang tahun 2026. Perayaan tahun ini mengusung semangat kebersamaan...

Dugaan Pencemaran Kali Cigempol, LMP Desak KDM Tindak Tegas PT. Pindo Deli 4

KARAWANG - Desakan untuk menindak tegas dugaan pencemaran Kali Cigempol (anak Sungai Citarum) di Desa Kutanegara Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang oleh PT. Pindo Deli...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan