Rabu, Oktober 7, 2026
Google search engine

KDM Intruksikan Bupati hingga Kades Umumkan Belanja Pemerintahan di Medsos

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengintruksikan kepada semua bupati/walikota hingga kades dan lurah di Jawa Barat untuk mengumumkan setiap dan belanja pemerintahan di media sosial. Baik itu media sosial seperti facebook, youtobe, instagram, maupun flatform media sosial lainnya yang bisa diakses masyarakat umum.

Intruksi ini tertuang dalam bentuk ‘Surat Edaran’ yang baru-baru ini dikelurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan, baik provinsi, kabupaten/kota, kelurahan dan desa untuk diumumkan melalui jaringan media sosial, baik facebook, youtobe maupun instagram, serta perangkat media sosial lainnya, agar diketahui publik secara terbuka,” tutur KDM, dilansir dari akun instagram pribadinya @dedimukyadi71.

Berita Lainnya  Ayah Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, karena Malu - Bayi Dibuang di Mushola

Bukan hanya realisasi belanja pemerintahan, KDM juga mengintruksikan semua bupati, wali kota, kades dan lurah untuk mengumumkan setiap capaian kinerjanya setiap satu bulan sekali di media sosial.

“Dalam setiap bulan kita wajib menyampaikan capaian kinerja pekerjaan yang dilakukan, sehingga publik bisa menilai kinerja dan merasakan apa yang kita lakukan dalam setiap waktu,” katanya.

KDM menegaskan, bahwa setiap pejabat pemerintahan harus sadar bahwa pengelolaan keuangan daerah semuanya bersumber dari pajak rakyat yang harus diketahui secara transpran.

Berita Lainnya  KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

“Kita harus memenuhi sepenuhnya bahwa uang yang kita kelola adalah bersumber dari pajak rakyat di semua tingkatan, baik masyarakat biasa, para pekerja atau buruh, karyawan, pegawai negeri, TNI-Polri, maupun para pengusaha. Dari mulai pengusaha UMKM sampai pengusaha besar,” katanya.

“Untuk itu tidak ada jalan bagi kita untuk mewujudkan tujuan pembangunan, agar terwujud pembangunan yang berkeadilan, pembangunan yang terbuka, pembangunan yang transparan dan akuntabel, adalah dengan cara menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menjelaskan berbagai kebijakan yang diambil,” timpalnya.

Berita Lainnya  Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

“Semoga jalan ini (mengumumkan kegiatan dan belanja pemerintahan di media sosial) menjadi jalan terang mewujudkan Jawa Barat Istimewa,” tutup KDM.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : “We Are The Real King”

Selain merayakan kemenangan atas Timnas Thailand di lapangan, bek tengah (center-beck) Timnas Indonesia, Justin Hubner yang dikenal berani dan gemar melakukan psywar juga memanfaatkan...

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Polresta Lombok Tengah, menetapkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin...

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Satu Keluarga di Tulang Bawang – Lampung Tewas Dibunuh, Polisi Buru Pelaku

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,...

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan