Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Respon Kritikan Pandji Pragiwaksono

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons menanggapi kritik yang diungkapkan Komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukkan spesialnya.

Kritik tersebut berupa pernyataan bahwa warga Jawa Barat memiliki kecenderungan memilih pemimpin yang populer, seperti Deddy Mizwar, Dede Yusuf, dan Dedi Mulyadi.

Adapun tanggapan Dedi Mulyadi disampaikan melalui akun Instagram pribadi. Dalam unggahan video itu, ia mengaku sebagai penggemar Pandji Pragiwaksono dan mengapresiasi kritik tersebut.

“Saya yang dianggap gubernur YouTuber, saya ngga boleh puji saya baik apa ngga dalam memimpin. Begini saja, Pandji datang ke Jawa Barat, keliling, lewati jalan-jalan provinsi. Kemudian keliling ke daerah di berbagai daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat, saya membangunnya benar apa ngga. Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan. Kita sama-sama lihat bagaimana hasil di lapangan,” ungkap Dedi melalui akun @dedimulyadi71 dikutip Minggu (4/1/2026).

Berita Lainnya  Jaksa KPK Beberkan Sejumlah Nama yang Diduga Terima Duit dari Sarjan

“Terus berkarya melakukan otokritik yang terbuka karena ini negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pernyataan, pikiran, dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka,” tambah Dedi.

Untuk diketahui beberapa waktu lalu, pertunjukan komedi spesial Mens Rea dari dari Pandji Pragiwaksono tayang di Netflix. Dalam komedi spesialnya yang ke-10, Pandji Pragiwaksono mengulas budaya hukum Indonesia dan berbagai keabsurdan kehidupan sehari-hari dalam stand-up satire politik ini.

Berita Lainnya  Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

Pada salah satu bagian, Pandji menyebut Jawa Barat menjadi masalah terbesar di Indonesia. Di mana masyarakat memiliki kecenderungan memilih pemimpin yang populer.

“Orang sunda senang memilih artis. Gubernur mereka waktu itu artis film, Deddy Mizwar, wakilnya Dede Yusuf. Sekarang gubernurnya dedi Mulyadi artis YouTube,” kata Pandji.***

Baca artikel CNBC Indonesia “Respons Tak Terduga Dedi Mulyadi Usai Dikritik Pandji Soal Jawa Barat” selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260104113139-4-699466/respons-tak-terduga-dedi-mulyadi-usai-dikritik-pandji-soal-jawa-barat

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan