Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

PGRI Bekasi Salurkan Bantuan Korban Bencara Sumatera

BEKASI – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan Peduli Sumatera sebagai wujud solidaritas guru terhadap sesama yang terdampak bencana.

Kegiatan penyerahan dan distribusi bantuan dilaksanakan di Gedung PGRI Kabupaten Bekasi, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Jumat (26/12/2025), serta diikuti secara daring melalui zoom.

Kegiatan tersebut dihadiri secara virtual oleh Sekretaris Jenderal PB PGRI, Ketua PGRI Aceh, Sekretaris Umum PGRI Sumatera Barat, serta Ketua PGRI Sumatera Utara. Kehadiran lintas wilayah ini menjadi saksi atas proses distribusi bantuan yang dihimpun dari kepedulian guru-guru Kabupaten Bekasi.

Ketua PGRI Kabupaten Bekasi, Hamdani, menegaskan komitmen organisasinya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana bantuan.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap uang sumbangan bencana Sumatera yang dititipkan melalui rekening PGRI Kabupaten Bekasi. Seluruh proses kami lakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hamdani.

Berita Lainnya  927 Warga Binaan Dapat Remisi, 8 Langsung Bebas

Ia menjelaskan, dana bantuan yang dihimpun berasal dari solidaritas guru-guru melalui cabang dan ranting PGRI di Kabupaten Bekasi. Namun, pihaknya tidak merinci satu per satu nama penyumbang karena sebagian dana disalurkan melalui rekening pribadi, meski laporan lengkap tetap terdokumentasi.

“Laporannya ada di kami dan akan kami sampaikan secara resmi dalam rapat konsultasi, agar jelas berasal dari cabang atau ranting mana,” tambahnya.

Berdasarkan laporan pendistribusian, total dana yang terkumpul mencapai Rp549.870.000. Dana tersebut telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera, antara lain Provinsi Aceh sebesar Rp200 juta dan Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp100 juta. Selain itu, melalui PGRI Provinsi Jawa Barat, dialokasikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk penanganan bencana di Sumatera.

Berita Lainnya  Meski Bukan Lagi Pejabat, Kang Jimmy Tetap Muliakan Anak Yatim di Hari Lebaran

Sementara itu, bantuan untuk Sumatera Utara sebesar Rp100 juta masih menunggu penyaluran sesuai kebutuhan dan rekomendasi dari Pengurus Besar PGRI. Setelah dikurangi biaya operasional kegiatan, tercatat saldo tersisa sebesar Rp28,9 juta yang akan dimusyawarahkan lebih lanjut.

Ketua PGRI Nanggroe Aceh Darussalam, Al Munzir, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian PGRI Kabupaten Bekasi dan PGRI Jawa Barat.

“Kami betul-betul merasakan kehadiran dan kepedulian teman-teman PGRI. Kabupaten Bekasi adalah salah satu yang pertama menyampaikan duka dan bantuan kepada kami,” ungkap Al Munzir.

Berita Lainnya  Tuntut Transparansi Pajak Parkir, Belasan Aktivis Demo Kantor Bapenda

Ia menilai bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penguat semangat dan solidaritas bagi para guru dan masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

“Kehadiran dan perhatian ini sangat membangkitkan semangat kami. Kami berkomitmen bahwa bantuan dari teman-teman akan kami salurkan kepada pihak yang benar-benar berhak,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, PGRI Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial guru terus hidup, melampaui batas wilayah, demi kemanusiaan dan kebersamaan bangsa.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan