Kamis, April 16, 2026
spot_img

4 Pemain Diaspora Timnas Putri Jadi Starter Saat Lawan Kirgistan

JAKARTA – Garuda Pertiwi siap membuka langkah penting di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 dengan menghadapi Kirgistan dalam laga perdana Grup D.

Bermain di kandang sendiri, Stadion Indomilk Arena, Minggu (29/6) pukul 20.00 WIB, skuad asuhan Satoru Mochizuki membawa semangat baru dan kekuatan segar berkat kehadiran empat pemain diaspora: Felicia de Zeeuw, Emily Nahon, Isa Warps, dan Iris de Rouw.

Pertandingan ini menjadi krusial karena hanya juara grup yang berhak melaju ke putaran final di Australia. Selain Kirgistan, Grup D juga dihuni oleh Pakistan dan Chinese Taipei.

Menatap laga ini, Indonesia datang dengan modal positif: tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir (4 menang, 3 imbang), termasuk hasil imbang 0-0 melawan Bangladesh pada Mei lalu. Sebaliknya, Kirgistan tengah dalam tren negatif dengan tujuh kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Selain itu, empat pemain diaspora yang baru bergabung langsung masuk dalam skema utama pelatih Mochizuki. Mereka akan bahu-membahu dengan pilar-pilar berpengalaman seperti Zahra Muzdalifah, Claudia Scheunemann, dan Safira Ika.

Di pertandingan pertama ini, timnas putri menurunkan: Iris de Rouw (PG); Emily Nahon, Shafira Ika (C), Gea Yumanda, Zahra Musdalifah (Belakang), Isa Wraps, Viny Silfianus, Felicia, Rosdillah (Tengah), Claudia Scheunemann dan Sheva Imut (Depan)

Pelatih asal Jepang itu menegaskan targetnya: juara grup atau tidak sama sekali.

“Targetnya sudah tentu jadi juara grup. Saya lihat para pemain faham akan target itu dan mereka siap berjuang untuk mewujudkan hal itu,” tegas pelatih Mochizuki, Minggu (29/6) sebelum pertandingan.

Tak hanya harapan, semangat baru juga tengah diusung Garuda Pertiwi untuk menorehkan sejarah. Laga malam ini bukan sekadar pertandingan pembuka—ini adalah pernyataan bahwa sepak bola putri Indonesia siap bersaing di level tertinggi Asia. (PSSI)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Ijon Proyek Ade Kunang, Anggota Polisi Terima Duit Rp 16 Miliar

JAKARTA - Seorang anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat alias Lippo mengakui menerima uang imbalan hingga Rp 16 miliar. Uang itu terkait proyek-proyek di...

Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

PURWAKARTA - Isu dugaan 'perang dingin' antara Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta belakangan ramai diperbincangkan publik. Namun, Wakil Bupati Purwakarta, Abang ljo Hapidin, secara...

Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

KARAWANG - Aksi pencurian dengan kekerasan alias begal kembali terjadi di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Kali ini, terjadi di Jalan Raya Dusun Tangkil,...

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan