Selasa, September 15, 2026
spot_img

20 Anak di Cakung Timur Diduga Terdampak RDF Plant Rorotan

JAKARTA – Sebanyak 20 anak yang berdomisili RT 18 Cakung Timur mengalami sakit yang diduga terdampak uji coba operasional Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan yang menghasilkan pencemaran udara di sekitar kawasan tersebut.

“Betul ada 20 orang warga saya yang mengalami beragam penyakit terkait udara. Itu baru warga RT saya, belum dari wilayah lain,” kata Ketua RT 18 Cakung Timur Wahyu Andre Maryono di Jakarta, Senin.

Menurut dia, puluhan anak itu mengalami sakit sepanjang Oktober 2025 setelah adanya uji coba RDF Plant Rorotan.

Berita Lainnya  Bukan Peserta Demo, Pedagang Cermin Tewas Dianiaya Sejumlah Orang Tak Dikenal

“Saya melakukan pendataan dan warga ini tercatat mengalami sejumlah penyakit,” kata dia.

Penyakit yang dialami puluhan anak itu mulai dari sakit mata, batuk pilek, muntah, dan Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Adapun 20 anak itu, yakni NT (4) batuk pilek dan sakit mata, KN (2) sakit mata dan batuk pilek, YN (7 bulan) muntah dan batuk pilek, AX (9) mata merah, KN (7) sakit mata, IR (6) batuk pilek berlarut, MTW (9) batuk pilek, RY (5) batuk, RS (4) batuk, AYK (6) batuk pilek.

Berita Lainnya  2 Anggota TNI Aniaya Warga di Depan Istri dan Anak Korban

ARK (3,5) batuk pilek, DR (9) batuk, JS (7) batuk, KY (2) ISPA, ARH (7 bulan) batuk pilek, KL (2) batuk, AQL (4), AD (7) ISPA, MS (3) ISPA dan mata merah, KP sakit mata dan batuk pilek.

“Ada lima orang yang hingga hari ini masih dalam kondisi sakit,” kata Wahyu.

Ia mengatakan warga tersebut sebagian besar menjalani pengobatan mandiri dan ada juga yang berobat ke rumah sakit.

Berita Lainnya  Diduga Alami Kelelahan Ekstrem, Peserta Karnaval di Pekalongan Meninggal Dunia

“Kami minta ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah karena warga yang mengalami dampaknya,” kata dia.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan