Sabtu, April 4, 2026
spot_img

Warga Jabar Puas Kepemimpinan KDM, Tapi Sektor Ekonomi Jadi Sorotan

BANDUNG – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan tingkat kepuasan warga terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selama satu tahun memimpin Jawa Barat mencapai angka 95,5 persen. Warga merasa puas dalam segi penyediaan listrik, pendidikan, kesehatan dan kualitas infrastruktur serta peningkatan jumlah jalan.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan periode 30 Januari hingga tanggal delapan Februari tahun 2026. Jumlah sampel sebanyak 800 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error 3,5 persen.

“Pertama, approval rating (tingkat kepuasan) KDM sebagai Gubernur Jawa Barat itu masih tinggi ya. Saya sebut sangat tinggi karena mencapai 95,5 persen,” ucap Founder Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Prof Burhanudin Muhtadi saat rilis di salah satu hotel di Bandung, Senin (16/2/2026).

Berita Lainnya  Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

Ia menuturkan warga yang merasa puas dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selama satu tahun kepemimpinan mengalami kenaikan dibandingkan 100 hari pertama sejak dilantik pada Februari tahun 2025. Namun begitu, tingkat kepuasan warga terhadap Dedi Mulyadi relatif sulit untuk ditingkatkan kembali.

“Sembilan puluh lima koma lima persen karena base-nya sangat tinggi, memang tidak mudah untuk meningkatkan karena sudah tinggal 4,5 persen lagi yang masih menyatakan kurang puas ya. Artinya ini satu capaian yang positif,” kata dia.

Berita Lainnya  Meski WFH, Wali Kota Bekasi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Burhanudin mengatakan warga merasa puas terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena terkait penyediaan listrik, pendidikan, kesehatan, kualitas infrastruktur dan peningkatan jumlah jalan. Kondisi itu yang menopang kepuasan warga Jawa Barat mencapai 80 hingga 90 persen.

Dari 23 variabel kinerja yang diuji, ia mengatakan semuanya mengalami kenaikan dibandingkan saat 100 hari menjabat. Namun, masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan berkaitan dengan kinerja Pemprov Jabar.

Overall itu rata-ratanya masih 71 persen,” kata dia.

Ia menyebut tingkat kepuasan warga Jawa Barat terhadap kinerja Pemprov Jabar di sektor ekonomi masih di bawah 60 persen. Bahkan kinerja di sektor akses peningkatan modal masih di bawah 50 persen.

Berita Lainnya  Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

“Tetap perlu ada kewaspadaan terutama berkaitan dengan isu-isu ekonomi karena kita tahu belakangan seiring dengan pemotongan transfer ke daerah dan kinerja Pemprov suka tidak suka harus mengikuti ya, menyesuaikan,” kata dia.

Survei Indikator Politik Indonesia menyebut pengentasan kemiskinan baru 51 persen, peningkatan kualitas tenaga kerja 58 persen, jaminan sosial bagi warga kurang mampu 60 persen. Pengelolaan sampah sebanyak 64 persen.***

Sumber : Republika.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Sita 250 Juta di Rumah Ono Surono, Kuasa Hukum : itu Uang Arisan Keluarga

BANDUNG - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan terhadap dua rumah milik Ketua DPD PDIP Jawa Barat (Jabar) Ono Surono di Kabupaten...

Razman Nasution : Ada Bohir yang Biaya Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi - Gibran, Razman Nasution mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana Rp50 miliar agar isu ijazah palsu milik Mantan...

Amsal Sitepu Takut Jaksa Banding

JAKARTA - Rasa takut rupanya sempat menyelimuti videografer Amsal Christy Sitepu, meski dirinya sudah divonis bebas oleh majelis hakim dalam kasus mark-up proyek pembuatan...

Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

KARAWANG - Bupati Karawang, H.  Aep Syaepuloh mengaku siap pasang badan bagi setiap guru yang melaporkan dugaan kecurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, besarnya...

Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

BEKASI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/4/2026) diwarnai aksi saling dorong...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan