Kamis, Juli 23, 2026
spot_img

Viral Video Oknum Anggota Polisi Tampar Siswa

BIMA – Seorang anggota polisi diduga menampar siswa di Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi polisi itu menyulut kemarahan warga hingga kemudian memblokir jalan di wilayah tersebut.

Video aksi polisi menampar siswa itu viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook @Hijrah Andriani.

Berdasarkan video tersebut, pria berseragam polisi itu terlihat menampar siswa berpakaian olahraga yang sedang duduk di atas sepeda motor.

Berita Lainnya  Ade Kunang Akui Terima Rp8,5 Miliar dari Sarjan, 'Katanya' Duit Pinjaman Pribadi, Bukan Gratifikasi

“Itu kejadiannya di Desa Nggembe tadi,” kata Kepala Desa Nggembe, Yusuf Aziz, saat dikonfirmasi pada Rabu (22/7/2026).

Tidak lama setelah video itu tersebar, warga lantas menumpahkan kekesalannya dengan memblokir ruas jalan di Desa Nggembe. Mereka menuntut agar polisi yang menampar siswa sekolah menengah pertama (SMP) itu diproses hukum.

Kapolsek Bolo, Iptu M Sofyan Hidayat, membenarkan peristiwa yang melibatkan anggota polisi itu. Namun, Sofyan mengaku belum mengetahui kronologi hingga penyebab peristiwa itu. “Iya betul,” ujarnya singkat.

Berita Lainnya  Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

Sofyan mengatakan kasus tersebut sudah diproses oleh Mapolres Bima. Ia menyebut Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, turun tangan langsung mengamankan anggota polisi berinisial RS yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Rasabou itu.

“Sudah diproses langsung sama Kapolres. Oknum RS, Bhabinkamtibmas Rasabou barusan dibawa ke Polres Bima,” imbuhnya.

Sumber : Detik.com

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Pakan Rp 10,2 Miliar, Satwa Sampai Kurus dan Sekarat

SURABAYA - Mantan Direktur Utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, menjadi tersangka kasus korupsi pengelolaan keuangan periode 2016-2024 sebesar Rp 10,2 miliar. Satwa...

Korban Keracunan MBG di Kulon Progo Jadi 105 Orang, dari Siswa, Bumil hingga Busui

KULON PROGO - Dinas Kesehatan Kulon Progo mencatat setidaknya 105 korban mengalami gejala keracunan (mual, muntah, dan diare) akibat menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dampak...

Keluhkan Sakit Perut hingga Diare, Puluhan Santri Pesantren di Garut Keracunan MBG

GARUT - Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mansuriah di Mekarsari, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami gejala keracunan makanan. Mereka mengeluh sakit perut, mual,...

Dari Mual hingga Gatal-gatal, 14 Siswa SMA di Pasuruan Keracunan MBG

PASURUAN - Sebanyak 14 siswa kelas X SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengalami gejala diduga keracunan usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis...

Jawa Barat Adalah Rumah bagi Kemajemukan, Mengganti Namanya Jadi Tatar Sunda Beresiko Picu Ego Primordial

DALAM Romeo and Juliet, William Shakespeare menggugat melalui Juliet: "What’s in a name? A rose by any other name would smell as sweet." Di hadapan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan