Sabtu, Oktober 17, 2026
Google search engine

Video Monolog Gibran Kirim Pesan Bahwa Wapres Bukan Sekedar Ban Serep

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menuai perhatian karena video monolog yang membahas mengenai generasi muda dan bonus demografi.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro berpandangan bahwa melalui video tersebut, Gibran memiliki pesan bahwa keberadaannya bukan sekadar cadangan.

Melainkan, tetap bekerja menanggapi sejumlah isu kekinian terutama yang menyangkut anak muda.

“Monolog Mas Gibran ini ingin mengirimkan pesan kepada publik bahwa wapres bukan sekadar ‘ban serep’ karena tetap aktual serta relevan merespon beragam situasi kekinian,” kata Agung Baskoro kepada Kompas.com, Rabu (23/4/2025).

Meskipun, akhirnya video monolog yang diunggah pada 20 April 2024 tersebut lebih banyak mendapat dislike hingga Rabu (23/4/2025) hari ini.

“Secara substantif, video Mas Gibran sesungguhnya positif. Karena mengingatkan soal bonus demografi yang sekarang kita nikmati. Apalagi diafirmasi dengan kesuksesan film Jumbo dan Timnas U-17,” ujar Agung.

Berita Lainnya  10 Bangunan Klaster Mewah di Lapas Cibinong Akhirnya Dibongkar

Menurut Agung, respons negatif diberikan karena menganggap video tersebut tidak relevan. Sebab, publik ingin bukti nyata dari kerja Gibran sebagai Wapres.

“Monolog tersebut dianggap publik tak relevan, menimbang dua hal. Pertama, saat ini Mas Gibran adalah Wapres sehingga perlu menunjukkan kiprahnya secara nyata dan konsisten untuk mengoptimalkan bonus demografi tersebut,” katanya.

“Jangan sampai, sebatas wacana atau narasi yang tumpul. Karena selama enam bulan ini, belum tampak gebrakan dari Mas Wapres,” ujar Agung melanjutkan.

Kedua, dia mengatakan, respons negatif tidak terlepas dari residu Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memuluskan jalan Gibran maju sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Berita Lainnya  KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN - PT. Summarecon

Kemudian, beberapa masalah lainnya yang terkait dengan keluarga Gibran. Salah satunya, terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI yang juga ayah dari Gibran, Joko Widodo (Jokowi).

“Sukar untuk tidak mengaitkan ketidaksukaan sebagian publik ini dengan ekses Pilpres 2024 yang menyeret soal masalah etik Mas Wapres di MK,” kata Agung.

“Residu-residu pilpres ini hanya salah satunya, di tengah beragam problem lain yang masih mengitari keluarga Solo secara intensif mulai terkait “Geng Medan’, terkait Hasto, soal ijazah, hingga esemka,” ujarnya lagi.

Sebagaimana diketahui, dalam video monolog yang diunggah di kanal YouTube Gibran Rakabuming, Gibran mengatakan bahwa Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada 2030-2045.

Berita Lainnya  Temukan Ribuan Lahan Sawah di Bekasi Kekeringan, Menteri PU Ancam Copot Pejabat yang Beri Laporan Palsu

Pada kurun waktu tersebut, menurut dia, terdapat 208 juta penduduk Indonesia yang berada di usia produktif. Oleh karena itu, Gibran menyebut bahwa itu adalah momentum bersejarah dan hanya terjadi satu kali.

“Sebuah kondisi yang terjadi dalam sejarah peradaban sebuah bangsa. Kesempatan ini tidak akan terulang di mana sekitar 208 juta penduduk kita akan berada di usia produktif,” kata Gibran.

Namun sayangnya, hingga Rabu (23/4/2025) pukul 13.35 WIB, video monolog Gibran itu mendapatkan dislike 108.157 kali dan telah ditonton sebanyak 867.319 kali.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan