Kamis, April 30, 2026
spot_img

Suami Izin Pergi ke Masjid, Nenek di Karawang Tewas Dirampok, Ditusuk Leher Saat Ambil Air Wudhu

Warga Dusun Pasir Bogor, Desa Kiara Payung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat digegerkan dengan kabar meninggalnya seorang nenek bernama Hj. Emot (70), usai ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi dengan sejumlah luka tusukan di lehernya pada Selasa (29/04/2025) siang.

Ketua RT setempat, Nana Enang menerangkan, awlnya korban ditemukan oleh cucunya dengan sejumlah luka tusukan pada leher. Lalu cucu korban yang berlari keluar rumah berteriak histeris meminta tolong kepada warga.

Kemudian, Nana bersama sejumlah warga lain langsung melihat kondisi korban yang saat itu masih bernyawa.

Namun nahas, nyawa korban tak tertolong meski sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat.

“Korban menghembuskan nafas terakhirnya saat hendak dibawa ke Puskesmas sekitar,” ujarnya.

Usai korban dinyatakan sudah tak bernyawa, pihaknya langsung menghubungi aparat kepolisian setempat. Polisi pun datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Sebelum peristiwa terjadi, warga melihat ada dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna merah yang gerak-geriknya sangat mencurigakan di sekitar rumah korban.

“Saat sebagian warga membawa korban ke Puskesmas, saya juga sempat mendapat laporan dari bahwa ada orang yang diduga sebagai pelaku berlarian ke arah makam sambil membawa pisau yang berlumuran darah,” katanya.

Terpantau, petugas langsung memasang garis polisi di TKP. Sedangkan jasad korban dievakuasi Tim Inafis Sat Reskrim Polres Karawang ke kamar jenazah RSUD Karawang guna dilakukan autopsi oleh dokter forensik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak kepolisian baik dari pihak Polsek Klari maupun Polres Karawang.

Namun diduga si nenek menjadi korban perampokan disertai kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku.

Pasalnya, gelang emas seberat 100 gram milik korban yang dipakai terakhir oleh korban pun dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.

Dan pada saat kejadian, suaminya pamit untuk sholat dzuhur di masjid samping rumahnya.

Sedangkan almarhumah sendiri saat itu, informasinya diketahui baru akan mengambil air wudhu terlebih dahulu untuk melaksanakan sholat dzuhur.

Sehingga posisi jasad almarhum pertama kali ditemukan berada di kamar mandi dengan kondisi bersimbah darah.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Misi Susi Pudjiastuti ‘Tenggelamkan’ Pinjol di Jawa Barat

BANDUNG - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB resmi menunjuk eks Menteri...

Cawe-cawe Pengelolaan Limbah Industri, Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejaksaan

KARAWANG - Diduga melakukan cawe-cawe pengelolaan limbah ekonomis di PT. Multi Indo Mandiri (PT. MIM), Saepul Azis - Kepala Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten...

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

Jadi Broker Proyek, Lippo Diperiksa Polda Metro Jaya

JAKARTA - Polda Metro Jaya memeriksa anggota kepolisian aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias Lippo, terkait dugaan keterlibatan sebagai broker proyek pengadaan...

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan