Senin, Maret 9, 2026
spot_img

Rusunawa Bakal Disulap Jadi Sekolah Reguler (Sekolah Rakyat Sementara)

KARAWANG – Rencana pembangunan ‘Sekolah Rakyat’ di Kabupaten Karawang – Jawa Barat akhirnya mendapatkan kabar teranyar, setelah Mensos Gus Ipul dan Mendes Yandri melakukan kunjungan kerja ke Karawang, pada Kamis (26/2/2026).

Diketahui, program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan, setelah kunker Mensos hari ini, Dirjen terkait langsung mengecek lokasi Rusunawa yang akan dijadikan sebagai tempat ‘Sekolah Reguler, yaitu sekolah sementara sebelum dibangun Sekolah Rakyat pada tahun 2027.

Berita Lainnya  Menag Buru-buru Lapor KPK, Sebelum Dituding Lakukan Gratifikasi

Rencananya, sekolah reguler ini akan menampung 100 siswa yang pembelajarannya akan dimulai di tahun ajaran 2026.

Sementara untuk persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2027, Bupati Aep mengaku telah diperintahkan Mensos Gus Ipul untuk mempersiapkan lahan seluas 7,5 hingga 8 hektar.

“Kehadiran pak menteri hari ini ya itu tadi ada take and five yang positif. Kita diminta menyediakan lahan 7,5 hingga 8 hektar dengan lapangan lebih besar untuk ditangun di 2027. Dan untuk tahun 2026 kita dikasih kesempatan Mensos untuk sekolah reguler sementara. Hari ini Dirjen langsung cek rusunawa,” tutur Bupati Aep, kepada wartawan.

Berita Lainnya  Parpol Mau Ikut-ikutan Punya Dapur SPPG
Inilah penampakan bangunan Rusunawa di Karawang yang akan dijadikan Sekolah Reguler atau Sekolah Rakyat Sementara. (Foto dok. Detik.com)

Bupati Aep berharap rencana ini dapat berjalan lancar dan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Karawang melalui akses pendidikan yang lebih merata.

Pemerintah daerah bersama kementerian terkait saat ini masih melakukan koordinasi teknis mengenai kesiapan lahan, fasilitas sementara, serta mekanisme pelaksanaan
program sekolah rakyat tersebut.

“Jika (rusunawa) 100% positif untuk pembelajaran di tahun 2026 sambil menunggu Sekolah Rakyat dibangun tahun 2027, ya bismillah, kalau misalkan (kata Mensos), oh boleh pak bupati di sini (rusunawa), langsung saya gas!,” tandas Bupati Aep.***

Berita Lainnya  Om Zein dan Abang Ijo Tak Sekompak Saat Kampanye Pilkada Dulu

Sumber : video instagram @informasi_karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

BEKASI - Proses pencarian korban longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (9/3/2026). Namun, proses evakuasi menghadapi...

Akal-akalan Korupsi Bupati Pekalongan, ART Jadi Dirut Perusahaan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang menjerat...

Rame Terus, Dedi Mulyadi Sebut Pinjaman Rp 2 Triliun ke BJB Masih Wacana

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan rencana pinjaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) kepada Bank BJB senilai Rp 2 triliun masih...

Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia, memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah yang membatasi akses media sosial untuk anak di bawah...

Delpedro dkk Bebas, Yusril Minta JPU Tak Cari-cari Alasan Kasasi

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta jaksa penuntut umum (JPU) tidak mencari-cari alasan untuk mengajukan kasasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan