Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Pulang-Pergi Jakarta, Bupati Subang Minta TKD yang Dipotong Dikembalikan

SUBANG – Demi menyelamatkan target pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Subang, Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi rela pulang-pergi ke Jakarta.

Langkah itu dilakukan untuk memperjuangkan agar dana Transfer ke Daerah (TKD) dan dana bagi hasil dari pemerintah pusat bisa dikembalikan sebagian ke daerah.

Reynaldy mengakui, program prioritas Pemkab Subang di bidang infrastruktur jalan terancam terdampak akibat adanya pengurangan TKD. Padahal, anggaran awal yang disiapkan untuk sektor tersebut mencapai Rp400 miliar.

“Jujur, tadinya target tahun depan itu untuk infrastruktur saya itu Rp400 miliar. Tapi dengan adanya seperti ini, kemungkinan ada pengurangan sekitar Rp50 miliar bahkan sampai Rp150 miliar,” ujar Bupati Reynaldy.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Keluarkan Rekomendasi Pencabutan Aturan Outsourching

Karena itu, ia terus berupaya melobi pemerintah pusat agar dana yang dikurangi bisa dikembalikan, minimal separuhnya, untuk menopang program pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Saya masih berjuang bolak-balik ke Jakarta bagaimana caranya setidaknya bisa dikembalikan lah dana bagi hasil kita, TKD kita itu bisa dikembalikan setengahnya saja untuk infrastruktur jalan,” katanya.

Bupati mengungkapkan, dari total kebutuhan anggaran sekitar Rp360 miliar untuk pembangunan jalan, kini Pemkab hanya mampu memaksimalkan sekitar Rp250 miliar. Padahal, target awal berada di kisaran Rp350–400 miliar.

Berita Lainnya  KDM Usul 70% Pajak Pertambangan Dikembalikan ke Desa

“Bingung juga mau memangkasnya di mana lagi, karena Rp1,2 triliun dari APBD kita itu sudah terserap untuk belanja pegawai dan gaji. Itu sudah tidak bisa diganggu gugat,” jelasnya.

Reynaldy menambahkan, ruang fiskal Pemkab Subang yang benar-benar bisa digunakan secara fleksibel hanya berada di kisaran Rp400–500 miliar, sedangkan sisanya sudah memiliki peruntukan pasti seperti Alokasi Dana Desa (ADD) dan belanja wajib lainnya.

“Kami pemerintah daerah hanya punya anggaran sekitar Rp400–500 miliar yang bisa diatur untuk pembangunan. Selebihnya sudah anggaran pasti semua: gaji pegawai, ADD, dana transfer ke desa, dan lainnya,” paparnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Jawab Kesedihan Nenek Tasih dengan Kabar Gembira

Ia berharap, ke depan ada kebijakan baru dari pemerintah pusat agar daerah memiliki ruang fiskal yang lebih longgar dalam membiayai kebutuhan infrastruktur dasar.

“Maka dari itu saya mohon doanya dari semuanya, mudah-mudahan bisa ada perbaikan ke depan,” tutupnya.***

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Heryanto, Pelaku Pembunuhan Karyawati Minimarket Divonis Hukuman Mati

PURWAKARTA - Kasus pembunuhan pegawai minimarket, Dina Octaviani, akhirnya memasuki babak akhir setelah terdakwa Heryanto alias HBK mencabut upaya banding dan menerima putusan majelis...

Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

KARAWANG - Dikabarkan hilang selama empat hari sejak Senin (18/5/2026), LZ (13) siswi Madrasah Ibtidaiyah atau setingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Karawang Barat, akhirnya...

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan