Rabu, November 4, 2026
Google search engine

Prabowo Puji UAH Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam

Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi inisiasi ulama Ustadz Adi Hidayat (UAH) yang membuat Gerakan Indonesia Menanam (Gerina).

“Saya bahagia hari ini ada seorang ulama, seorang Ustadz yang visioner pemikirannya luar biasa, terutama adalah ulama pemimpin Islam tapi yang wawasannya Pancasila,” kata Prabowo di acara Gerakan Menanam Padi Serentak 14 Provinsi di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, Rabu (23/4/2025).

Dia mengatakan, UAH berani mengajak semua umat, termasuk yang berbeda agama untuk memulai gerakan menanam.

“Semua umat walaupun berbeda agama dianggap keluarga sendiri. Inilah Indonesia yang terus akan bangun, terus akan bangkit menjadi negara yang aman yang damai yang kuat. Apa yang dirintis oleh Ustadz Adi Hidayat, ini membahagiakan jadi, inovasi, improvisasi, riset, teknologi ini yang akan membawa Indonesia menjadi negara berhasil,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kebangkitan suatu bangsa dimulai dari satuan yang terkecil.

“Jadi sekarang kita ingin swasembada pangan baik di Kabupaten, Kecamatan dan Provinsi. Terima kasih Mentan, Terima kasih Ustadz, ini Ustadz yang memang ing ngarso sung tulodo, tapi inovator. Kalau ada 100 Ustadz seperti ini bersama TNI-Polri, pemimpin ulama agama lain mari kita maju membuat Indonesia terhormat,” ucap Prabowo.

Prabowo meresmikan program Gerina yang dipelopori oleh UAH. Dia menyampaikan, dalam momen yang sama soal pentingnya ketahanan pangan di Indonesia.

Sehingga, UAH pun menginisiasi gerakan tersebut, yang seirama dengan visi misi Prabowo untuk Indonesia swasembada pangan dan menjadi lumbung pangan dunia.

“Hari ini insya Allah akan menjadi hari bersejarah menyatukan energi lapis anak bumi pertiwi Indonesia Emas tidak mungkin tercapai dengan gemilang kecuali memiliki ketahanan yang kuat khususnya di bidang pangan,” tutur UAH.

Dia menilai, langkah strategis Prabowo tidak bisa dilakukan sendirian dan perlu kolaborasi dari berbagai pihak guna mendukung terciptanya Indonesia Emas 2045.

“Dan, tidak bisa diwujudkan oleh Presiden sendirian, butuh energi berkolaborasi, rakyatnya punya semangat yang kuat, akan mengalami akselerasi,” ucap UAH.

Dia pun mengungkapkan, awal mula sejarah berdirinya Gerina bermula ketika 4 Januari 2025, UAH menemui Wamentan Sudaryono. Dia pun mendapatkan masukan program terbaik yang dapat menumbuhkan semangat menanam.

“Mari kita membuat suatu gerakan sehingga semua punya kesadaran keinginan untuk menanam maka lahirlah Gerakan Indonesia Menanam kita singkat Gerina. Gerakan ini harus memiliki instrumen, tidak ada buktinya maka tidak mudah untuk kita bisa menanam,” jelas UAH.

Sumber : Republika

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Cabuli Belasan Anak, Pemilik Warung Kelontong di Karawang Diamankan Polisi

KARAWANG - Seorang pemilik warung kelontong berinisial FRPP (30) diringkus Satres PPA dan PPO Polresta Karawang, Jawa Barat karena diduga mencabuli 9 anak di...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan