Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

PKK Teguhkan Komitmen Dukung Jabar Istimewa

KOTA BANDUNG – Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi peneguhan komitmen Tim Penggerak (TP) dan kader PKK se-Jawa Barat untuk mendukung visi Jabar Istimewa: Lembur Diurus, Kota Ditata.

Ketua TP-PKK Jawa Barat Siska Gerfianti mengatakan, HKG juga sekaligus menjadi momentum penting bagi segenap keluarga besar PKK untuk merefleksikan diri, meningkatkan semangat, dan mengokohkan komitmen dalam menjalankan program-program PKK.

“Peringatan HKG ke-53 memberi makna bahwa karya bakti kita dalam mencapai tujuan gerakan PKK melalui pelaksanaan 10 program PKK memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Siska, pada puncak peringatan HKG ke-53 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Selasa (18/11/ 2025).

Siska menjelaskan, tema yang diusung pada HKG ke-53 PKK adalah “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas.”
Tema ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat, kebersamaan, dan kinerja para pengurus PKK. Terutama bagi kader Dasa Wisma, yang merupakan pelaksana terdepan dalam membina keluarga dan masyarakat melalui 10 Program Pokok PKK.

Kegiatan HKG ke-53 diikuti 3.000 kader dan para ketua serta pengurus TP-PKK Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Berita Lainnya  Ribuan Hektar Sawah Terancam Kekeringan, Pemkab Bekasi akan Normalisasi SS Balong Tua dan Tertibkan Ratusan Bangli

Menurut Siska, 3.000 pengurus dan kader yang hadir di Sabuga hanya sebagian kecil dari jumlah kader yang ada di Jawa Barat.

Data terbaru menunjukkan, saat ini Jabar memiliki 1.354.415 kader, dengan rincian 831.799 kader umum dan 522.616 kader khusus. Jumlah ini belum termasuk 186.695 jumlah pengurus TP PKK kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.

“Sejak kami dilantik pada 11 Maret lalu, kami para peggurus TP PKK provinsi dan kabupaten/kota maupun kecamatan dan desa/kelurahan terus menggulirkan kegiatan di tengah masyarakat. Kami mencatat di Jawa Barat jumlah kegiatan yang telah dilaksanakan sebanyak 91 kegiatan, baik kegiatan lapangan maupun webinar,” ucapnya.

Lebih jauh Siska menjelaskan, dalam rangkaian HKG ke-53 TP PKK Jawa Barat telah melaksanakan sejumlah kegiatan, antara lain pemeriksaan mata dan pembagian 28 ribu kacamata gratis. Kunjungan belasungkawa atas wafatnya seorang ibu muda beserta dua anaknya yang diduga melakukan bunuh diri. Pendampingan PKK dan Posyandu terkait kasus Raya, seorang balita yang meninggal akibat cacingan di Sukabumi.

Kegiatan lainnya antara lain bakti sosial TP-PKK bersama Lions Club dan Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak (APSAI) Jawa Barat di Pangandaran dan peresmian jembatan gantung Cimeta yang menjadi penghubung sejumlah desa di Kabupaten Bandung Barat.

Berita Lainnya  Bupati Subang Resmikan Jalan Beton di Pagaden

TP-PKK Jawa Barat juga terlibat aktif dalam sejumlah kegiatan unggulan Pemda Provinsi Jawa Barat, seperti Gerakan Nyaah ka Indung, Abdi Nagri Nganjang ka Warga, Gapura Sri Baduga, dan lain-lain.

“Ini belum termasuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pengurus kelompok kerja (Pokja), mulai Pokja I sampai IV. Kami juga secara simultan berpartisipasi dalam kegiatan TP-PKK Pusat, baik yang dilaksanakan di Jawa Barat maupun nasional,” ujarnya.

Turut hadir ribuan kader PKK antara lain perangkat daerah Provinsi Jawa Barat, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, pimpinan organisasi perempuan, sesepuh PKK Jawa Barat, dan undangan lainnya.

Penghargaan Adhi Bhakti PKK

Siska menjelaskan momentum HKG juga menjadi ajang penganugerahan penghargaan Adhi Bhakti kepada senumlah kader yang telah mendedikasikan hidupnya untuk PKK. Terdapat tiga kategori Adhi Bhakti sesuai masa pengabdian kader yang bersangkutan, meliputi kategori utama (25 tahun), madya (15 tahun), dan pratama (10 tahun).

“Kami mengusulkan 51 orang untuk kategori umum, 75 orang kategori madya, dan 25 lategori pratama. Alhamdulillah dari usulan tersebut hampir seluruhnya mendapat persetujuan. Hanya satu orang gugur, sehingga total penerima penghargaan dari Jawa Barat sebanyak 150 orang. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya mendapat anugrah pin emas,” katanya.

Berita Lainnya  Pemkab Bekask Raih Terbaik 1 Kategori Tata Kelola TJSLP Tingkat Jabar 2026

Delapan orang penerima pin emas Adhi Bhakti disematkan pada puncak peringatan HKG ke-53 Tingkat Provinsi Jawa Barat. Sementara tiga nama lainnya sudah disematkan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional PKK di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 8 Juli 2025 lalu.

Delapan penerima pin emas adalah Khodijah yang telah mengabdi sebagai kader PKK selama 50 tahun dari Kabupaten Kuningan, Titin Sumarni (40 tahun, Kota Sukabumi), Atih (43 tahun, Kota Bandug), dan Euis Tuti Supriyati (48 tahun, Kota Bandung).

Berikutnya adalah Murni Murtini (45 tahun, Kabupaten Bandung Barat), Sri Rejeki Indriastuti (45 tahun, Kota Cimahi), Sumaryatun (40 tahun, Kota Bekasi), dan Wildawati (44 tahun, Kota Bandung). (TP-PKK Jawa Barat/UPI).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan