Kamis, April 2, 2026
spot_img

Pemuda di Bandung Diduga Jadi Korban TPPO ke Kamboja

BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan angkat bicara mengenai dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa seorang remaja asal Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, bernama Rizki Nur Fadhilah (18).

Kasus ini mencuat setelah keluarga melaporkan jika Rizki diduga menjadi korban eksploitasi di Kamboja. Rudi menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti setiap laporan terkait dugaan TPPO, termasuk kasus yang dialami Rizki.

“Kami Polda Jawa Barat membuka diri, kalau ada dugaan, ada peristiwa yang merupakan tindak pidana perdagangan orang,” kata Rudi di Mapolda Jabar, Selasa (18/5/2025).

Berita Lainnya  Gus Yaqut Ditahan KPK, Cak Imin: Enggak Ada Hubungannya Sama Saya

Ia menambahkan, polisi akan mengumpulkan data lengkap terkait kejadian tersebut. Meski proses pelaporan biasanya melalui mekanisme tertentu, Rudi menekankan penyampaian informasi bisa dilakukan secara sederhana.

“Silakan, untuk mengadu ke kami. Tidak usah formal-formal, lisan saja itu cukup kami respons. Kita juga punya lembaga-lembaga lain ada imigrasi, ada Kementerian Luar Negeri, ini pasti akan merespons semua keluhan atau dugaan,” jelas Rudi.

“Nanti kami tindaklanjuti,” tambahnya.

Keluarga Rizki melalui sang nenek, Imas, mengungkapkan mereka sudah berkoordinasi dengan aparat desa hingga melapor ke Disnaker, Dinsos Kabupaten Bandung, serta KBRI. Namun, keluhan yang terus disampaikan Rizki membuat keluarga semakin cemas.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Uang Palsu di Bogor

“Awalnya ada respons, katanya Rizki sudah ditangani dan sudah sampai ke kementerian. Tapi karena anaknya terus mengeluh, kami khawatir. Jadi kami putuskan untuk memviralkannya,” kata Imas.

Keluarga berharap ada kejelasan mengenai kondisi dan keberadaan Rizki. Mereka meminta pemerintah bergerak cepat agar remaja tersebut bisa segera dipulangkan ke Indonesia dalam keadaan selamat.

“Kami berharap cucu kami bisa cepat dipulangkan dalam keadaan sehat. Kami minta semua pihak terkait, terutama pemerintah, membantu memulangkannya secepat mungkin,” katanya.***

Berita Lainnya  Kapolres Cilacap 'Kecipratan' THR Lebaran dari Bupati Syamsul Auliya

Artikel ini telah tayang di detikjabar, “Kapolda Jabar Buka Suara soal Rizki Diduga Jadi Korban TPPO ke Kamboja” selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-8216906/kapolda-jabar-buka-suara-soal-rizki-diduga-jadi-korban-tppo-ke-kamboja.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jangan Hanya Fokus Dana Desa, Jaksa Agung Minta Jaksa di Daerah Tindak Kasus Korupsi Besar

JAKARTA - Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin meminta jajaran Kejaksaan di daerah berani menangani kasus korupsi berskala besar. Dia meminta pemberantasan korupsi di...

Polda Metro Jaya Tangkap Pengedar Uang Palsu di Bogor

BOGOR - Subdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembuatan dan peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu di wilayah Bogor, Jawa Barat....

Suap Ijon Proyek Ade Kunang, KPK Geledah Rumah Ono Surono

BANDUNG - KPK menggeledah rumah politikus PDIP Ono Surono (ONS) di Bandung. Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan penyidikan kasus suap ijon proyek yang menjerat Bupati...

Dugaan Korupsi Pengadaan Meubelair Rp 33 Miliar, Disdik Kota Bekasi Didemo

KOTA BEKASI - Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas...

Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

PURWAKARTA - Kepanikan warga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026) malam. Antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan