Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Pasutri di Bekasi Nekat Curi Sepeda Motor Sambil Gendong Anak

BEKASI – Aksi pasangan suami istri (pasutri) di Babelan, Kabupaten Bekasi, ini bikin geleng-geleng kepala. Saat mencuri sepeda motor, keduanya nekat beraksi sambil membawa anak kecil.

Namun belum sempat kabur jauh, nasib apes menimpa mereka — warga langsung menangkap di tempat.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Penggilingan Tengah RT 02 RW 04, Kelurahan Kebalen, Senin (13/10/2025).

Keduanya tertangkap basah menuntun sepeda motor matic Vario hasil curian, hingga akhirnya dikepung dan diamankan warga.

Berita Lainnya  Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng', Golkar Karawang Justru Apresiasi Netizen

Kapolsek Babelan, Kompol Wito, membenarkan peristiwa tersebut.

“Bukan bayi, tapi mereka bawa anaknya sendiri. Masih kami dalami lebih lanjut,” ujar Wito saat dikonfirmasi, Senin (13/10/2025).

Menurut Wito, penyidik kini tengah memeriksa intensif kedua pelaku untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap pencurian tersebut.

“Perkara masih dalam pemeriksaan. Yang bersangkutan sudah dibawa ke Polsek. Intinya, aksi mereka ketahuan warga saat motor korban dituntun,” tegasnya.

Warga sekitar mengaku sempat curiga dengan gerak-gerik pasutri itu yang terlihat gugup dan mondar-mandir di sekitar lokasi. Begitu diteriaki “maling!”, keduanya langsung panik dan tak sempat melarikan diri.

Berita Lainnya  Seorang Ibu Ketahuan Selundupkan Sabu ke dalam Lapas Karawang, 'Barang Haram' Dikemas Kondom dan Dimasukan ke Kemaluan

Tak lama kemudian, sebuah video amatir beredar luas di media sosial, memperlihatkan momen pasutri itu duduk pasrah di teras rumah warga usai diamankan.

Sang suami tampak tanpa baju dan menutupi wajahnya, sementara istrinya mengenakan hoodie dan menunduk diam. Warga yang geram pun merekam kejadian itu dari berbagai sudut.

Polisi kini masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan anak mereka dalam aksi pencurian tersebut, serta apakah pasangan itu merupakan bagian dari jaringan pencuri motor di wilayah Bekasi Utara dan sekitarnya.***

Berita Lainnya  Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

Sumber : GoBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan