Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Organisasi Wanita Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

KARAWANG – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE berharap kehadiran berbagai organisasi wanita di Kabupaten Karawang dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aep saat menghadiri pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Daerah, Bunda Genre, Ketua Forikan, Ketua dan Pengurus Puspaga Campernik, serta Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karawang di Aula Husni Hamid, Senin (13/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Vida Aep Syaepuloh resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak Daerah, Bunda Genre, Ketua Forikan, serta Ketua dan Pengurus Puspaga Campernik.

Berita Lainnya  Plt Bupati Bekasi Apresiasi Polri Hadirkan Ruang Kreasi Pelajar dan Penguatan UMKM

Sementara itu, Hodijah dikukuhkan sebagai Ketua GOW Kabupaten Karawang.
Bupati Aep menyebut, pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah untuk memperkuat pondasi pembangunan sejak usia dini serta mengoptimalkan peran perempuan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, literasi, dan kesehatan melalui sinergi antarorganisasi.

“Besar harapan organisasi wanita ini bisa memberikan dampak yang luar biasa, apalagi pemerintah daerah juga terus memberikan pendampingan terhadap masyarakat. Semoga keberadaannya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Raih Penghargaan Anugerah Tata Kelola Pemerintahan Responsif dan Akuntabel

Ia juga mengingatkan pentingnya peran Bunda Literasi dan seluruh pihak dalam meningkatkan minat baca anak-anak di Karawang.

“Anak-anak sekarang cenderung hanya melihat tanpa membaca. Kalau tidak dibiasakan, minat baca akan sulit tumbuh. Ini bukan hanya tugas Bunda Literasi, tapi tugas kita bersama,” tambahnya.***

Sumber : Prokompim Karawang

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan