Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Disdikpora Launching Aplikasi SADIKA

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menyelenggarakan kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Penilaian Kinerja Pegawai melalui Assessment Kepala Sekolah, yang dipadukan dengan Soft Launching Aplikasi SADIKA (Satu Data Induk Kepegawaian Disdikpora), sebuah inovasi transformasi digital kepegawaian yang bertujuan menghadirkan satu data kepegawaian yang valid dan terintegrasi.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari, dari tanggal 13 hingga 17 Oktober 2025, bertempat di Fave Hotel Karawang, dan diikuti oleh 701 Kepala Sekolah, dengan rincian sebagai berikut:
* 625 Kepala Sekolah SD
* 74 Kepala Sekolah SMP
* 2 Kepala Sekolah TK

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Ingin Pastikan Semua Anak di Jabar Bisa Sekolah

Setiap hari pelaksanaan dibagi ke dalam dua sesi, dengan 70 peserta per sesi, guna menjamin efektivitas dan kedalaman proses asesmen.

Aplikasi SADIKA merupakan transformasi digital bidang kepegawaian yang dikembangkan Disdikpora Karawang untuk menyatukan seluruh data kepegawaian secara terintegrasi dan valid.

Aplikasi ini diharapkan menjadi fondasi menuju Karawang Maju di bidang pendidikan, dengan tata kelola SDM yang transparan dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud dari tanggung jawab dan komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas SDM pendidikan.

Berita Lainnya  Gedung Serbaguna Kampus Unsika 2 Mulai Dibangun

“Assessment Kepala Sekolah ini merupakan upaya manajemen talenta yang diharapkan menjadi role model dan dapat ditiru oleh dinas lain seperti Dinas Kesehatan (untuk nakes)”.

Kepala sekolah tidak lagi hanya sebagai posisi administratif, melainkan agent of change dalam pembangunan daerah. Dinas Pendidikan menjadi OPD terdepan dalam pelaksanaan manajemen talenta ASN berbasis digital.

Sekda berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan asesmen ini dengan sungguh-sungguh, karena hasilnya akan menjadi penentu masa depan kepemimpinan sekolah, sekaligus arah kebijakan pendidikan di Karawang.***

Berita Lainnya  Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

Sumber : Prokompim Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan