Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Nahas! Tukang Rongsok di Bekasi Tewas Setelah Kena Ledakan Mortir Aktif

BEKASI – Seorang tukang rosok di Kabupaten Bekasi berinisial S (45), tewas akibat terkena ledakan mortir aktif.

Diduga mortir aktif tersebut meledak setelah digergaji oleh S di kediamannya yang beralamatkan di Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi, Minggu (23/11/2025).

Nahas, ledakan yang membuat S kehilangan nyawa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Warga sekitar rumah S juga panik akibat bunyi ledakan mortir sangat keras.

Kapolsek Babelan, Kompol Wito, mengatakan, mortir aktif tersebut diduga ditemukan S dan direncanakan akan dijual olehnya.

Berita Lainnya  Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

S kemudian langsung menggerinda mortir aktif tersebut sebagai bagian proses menjual barang untuk ditimbang berat, namun nahas mortir justru meledak.

“Keluarga sudah mengingatkan korban agar barang tersebut tidak diapa-apakan. Tapi karena mau ditimbang untuk dijual, lalu digerindra dan meledak,” katanya, kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).

Pihak Kepolisian saat ini sudah menyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi, serta melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang ada.

“Barang bukti mortir yang meledak sudah diamankan Tim Gegana Polda Metro Jaya. Sedangkan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” ujarnya.

Berita Lainnya  2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

Salah seorang warga bernama Holid mengatakan, ledakan yang mengakibatkan S meninggal sangatlah keras. Bahkan, saking kerasnya suara ledakan terdengar di kejauhan.

“Bunyi ledakannya keras banget dan dari jauh bahkan kedengaran. Jujur saja, saya dan warga lain sempat kaget dan panik karena ledakan itu,” ujarnya.***

Sumber : RRI.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

Hukum

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan