Senin, Juli 6, 2026
spot_img

Nahas! Tukang Rongsok di Bekasi Tewas Setelah Kena Ledakan Mortir Aktif

BEKASI – Seorang tukang rosok di Kabupaten Bekasi berinisial S (45), tewas akibat terkena ledakan mortir aktif.

Diduga mortir aktif tersebut meledak setelah digergaji oleh S di kediamannya yang beralamatkan di Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi, Minggu (23/11/2025).

Nahas, ledakan yang membuat S kehilangan nyawa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Warga sekitar rumah S juga panik akibat bunyi ledakan mortir sangat keras.

Kapolsek Babelan, Kompol Wito, mengatakan, mortir aktif tersebut diduga ditemukan S dan direncanakan akan dijual olehnya.

Berita Lainnya  Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Menguat

S kemudian langsung menggerinda mortir aktif tersebut sebagai bagian proses menjual barang untuk ditimbang berat, namun nahas mortir justru meledak.

“Keluarga sudah mengingatkan korban agar barang tersebut tidak diapa-apakan. Tapi karena mau ditimbang untuk dijual, lalu digerindra dan meledak,” katanya, kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).

Pihak Kepolisian saat ini sudah menyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi, serta melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang ada.

“Barang bukti mortir yang meledak sudah diamankan Tim Gegana Polda Metro Jaya. Sedangkan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” ujarnya.

Berita Lainnya  KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

Salah seorang warga bernama Holid mengatakan, ledakan yang mengakibatkan S meninggal sangatlah keras. Bahkan, saking kerasnya suara ledakan terdengar di kejauhan.

“Bunyi ledakannya keras banget dan dari jauh bahkan kedengaran. Jujur saja, saya dan warga lain sempat kaget dan panik karena ledakan itu,” ujarnya.***

Sumber : RRI.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

JAKARTA - Penyidikan kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap adanya dugaan keterlibatan anggota militer aktif yang berdinas di Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur...

Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Menguat

BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memastikan akan menindaklanjuti usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda atau Provinsi Pasundan. Usulan...

Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya – Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

Seorang ibu hamil bernama Melkiana Dwitau meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya setelah diduga terkena peluru nyasar di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan...

Tuai Banyak Pujian, Luna Maya Bangun Gedung Taman Kanak-kanak di NTT

ARTIS Luna Maya mengunjungi Desa Watugong, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu, 1 Juli 2026. Dia ke sana, untuk melakukan peletakan batu pertama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan