Minggu, September 20, 2026
spot_img

Muslub KORPRI Sepakati ‘Uang Kadeudeuh’ Rp 7 Juta per Pensiunan

KARAWANG – Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang digelar Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karawang menyepakati besaran nominal ‘uang kadeudeuh’ bagi para pensiunan ASN sebesar Rp 7 juta per orang.

Muslub ini dihadiri oleh pengurus KORPRI
kabupaten, pengurus KORPRI unit di seluruh OPD dan kecamatan, serta perwakilan dari Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dan Forum Purna ASN.

Ketua KORPRI Karawang, Asip Suhendar
menyampaikan permohonan maaf kepada para purna ASN, karena belum sepenuhnya dapat memenuhi harapan akibat kondisi keuangan yang terbatas.

Disampailan Asip, jumlah purna ASN mencapai 1.930 orang. Rinciannya, sebanyak 1.191 orang
merupakan hasil pendataan sebelumnya, ditambah 655 orang pensiun tahun 2025, serta 84 orang pensiun pada Januari-Februari 2024.

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

Dengan total tersebut, kebutuhan anggaran untuk pembayaran uang kadedeh mencapai Rp13,5 miliar. Sementara anggaran yang tersedia saat ini baru Rp10,2 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp3,2 miliar.

“Dengan asumsi Rp7 juta per orang, seharusnya tersedia dana Rp13,5 miliar. Saat ini baru ada Rp10,2 miliar, sehingga masih kurang sekitar Rp3,2 miliar. Insya Allah kekurangan ini masih berproses di ranah hukum terkait aset, dan kami berharap bisa segera kembali,” tutur Asip Suhendar, dilansir dari inatagram @informasi_karawang , Jumat (27/2/2026).

Berita Lainnya  KDM Beri Dua Opsi Soal Jalan Badami-Loji yang Rusak Akibat Truk Bertonase PT. Jui Shin Indonesia

Disampaikannya, KORPRI menargetkan proses pencairan dapat mulai dilakukan pada 9 Maret 2026, sehingga para purna ASN bisa menerima haknya sebelum Hari Raya ldulfitri.

“Proses administrasi dan verifikasi akan
dilakukan sejak 1 hingga 8 Maret. Pencairan dana akan dilakukan langsung melalui rekening masing-masing penerima dan dikoordinasikan bersama Dinas Kominfo serta Bank BJB,” terang Asip.

Bagi purna ASN yang telah meninggal dunia, dana akan diberikan kepada ahli waris dengan melampirkan surat keterangan waris dari desa dan kecamatan setempat.

Berita Lainnya  KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : "Ekspresi Tidak Bisa Berbohong"

“Kami targetkan tanggal 9 Maret sudah mulai mencair secara bertahap. Pencairan langsung ke rekening masing-masing, dan bagi yang sudah meninggal akan diserahkan kepada ahli
waris sesuai administrasi yang berlaku,” tegasnya.

Dan KORPRI berharap proses penyelesaian aset yang tengah berjalan dapat segera rampung, agar seluruh kewajiban kepada para purna ASN bisa dituntaskan sepenuhnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Andre Taulany dan Amanda Rigby Sah Jadi Pasangan Suami-Istri

Andre Taulany dan Amanda Rigby sah menjadi pasangan suami istri (pasutri). Mereka melangsungkan pernikahan pada Minggu (20/9/2026). Prosesi akad nikah berlangsung dengan hangat dan khidmat...

KDM atau H. Jenal Aripin yang ‘Cuci Tangan’, Askun : “Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?”

KARAWANG - Terkait siapakah sebenarnya yang sedang 'cuci tangan' dalam persoalan kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang Selatan akibat aktivitas truk bertonase muatan material tambang...

Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :”Saya Dalami Dulu ya!”

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana kembali menjalankan tugas pemerintahan setelah resmi bebas dari Lapas Perempuan Pangkalpinang. Hellyana mengatakan dirinya akan kembali menjalankan tugas sebagai...

Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Personel TNI mengamankan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,...

Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

Jaksa Franca Moniqa Sayogi yang sebelumnya viral terkait dugaan perselingkuhan dengan anggota polisi di Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kini bertugas di Kejaksaan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan