Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Abang Ijo Singgung ‘Cawe-cawe’ Proyek dan Jabatan

KARAWANG – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengaku ingin ada sikap saling menghargai antara dia dengan Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Selama menjabat sebagai wabup, dia mengaku tak pernah meminta jatah proyek dan tak pernah ikut cawe-cawe dalam penempatan pejabat.

Pernyataan itu diungkapkannya melalui postingan video di akun Instagram miliknya, Jumat (26/2/2026). Ungkapan Wabup Purwakarta ini sebagai respons atas isu terjadinya friksi dengan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang saat ini menjadi perbincangan publik.

“Saya dan bupati sudah punya komitmen sebelum dilantik. Yang saya minta, saling menghargai, tak minta proyek, tak minta cawe-cawe dalam penempatan jabatan, sampai detik ini juga. Bahkan selama satu tahun ini saya sabar. Ada yang bilang wabup itu ban serep. Tidak apa-apa, saya pendam saja,” ujar Bang Ijo dengan bahasa yang dicampur dengan Bahasa Sunda.

Berita Lainnya  Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri 'Lampu Hijau'

Dikatakannya, bupati dan wabup memiliki tugas masing-masing. “Saya ditugaskan sebagai pimpinan untuk membantu Bapak Bupati. Selama satu tahun, saya menempatkan diri siap diperintah,” ujarnya.

Dia mengaku sudah diingatkan agar tidak memposting hal-hal yang sensitif di media sosial. “Karena itu, saya tidak memposting apa pun di TikTok pribadi saya. Saya tidak berkomentar dan tidak berbicara soal hal-hal yang bisa menimbulkan polemik” imbuhnya.

Bang Ijo menjelaskan soal pernyataan sebelumnya yang mengaku tak dilibatkan dalam posisinya sebagai wabup. Dikatakannya, itu sebagai respons dari postingan salah satu akun mengenai minimnya tingkat kepuasan publik atas kinerja Binzein-Ijo selama setahun menjabat.

Berita Lainnya  Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : "Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya"

Bang Ijo mengatakan, selama ini dia dan Bupati Binzein dalam kondisi baik-baik saja. Komunikasi masih berjalan. “Jangan dijadikan masalah besar,” ujarnya.

Ke depan, dia ingin ada intensitas komunikasi yang lebih baik dengan bupati. Dia akan meminta penjelasan kepada bupati mengenai kebijakan-kebijakan yang sedang dilaksanakan bupati. Tujuannya agar dia juga bisa menjelaskan saat menerima pertanyaan dari publik.

”Supaya bisa meringankan beban bupati, ke depan saya akan lebih bawel. Agar ketika ada pertanyaan mengenai infrastruktur, penggunaan anggaran, program pendidikan, maupun program kesejahteraan, saya bisa menjawabnya dengan jelas,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Kaki Maling Motor Pembunuh Ojol di Tangerang

Dia berharap tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepemimpinan Binzein-Ijo bisa ditingkatkan.***

Sumber : iNews Purwakarta

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Motif Tekanan Ekonomi, Oknum Polisi Rampok Toko Emas

ACEH - Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh menangkap seorang oknum polisi yang diduga merampok...

Spanyol Rebut Gelar Piala Dunia, Pecahkan Rekor Laju Tak Terkalahkan

East Rutherford - Spanyol merebut gelar juara Piala Dunia 2026 dengan nyaris sempurna. Spanyol melengkapi suksesnya dengan menciptakan rekor baru laju tak terkalahkan terpanjang. La...

Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : “Cukup dengan Dana BOS”

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi kembali angkat bicara soal wacana pemberlakuan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA-SMK Negeri. Ia menyebut sudah...

Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

KARAWANG - Dinamika dualisme kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Kabupaten Karawang kembali menjadi perhatian publik pada pertengahan Juli 2026. Dalam rentang waktu...

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan