Selasa, April 14, 2026
spot_img

Kembali Menguji Kepemimpinan Tokoh Muda PDIP Karawang

KARAWANG – Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PDIP Kabupaten Karawang masa bakti 2025–2030, telah resmi diserahkan. Penyerahan SK ini dilakukan Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat, sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, Senin (13/4/2026).

Bertempat di Aula Resto Alam Sari, Telukjambe Timur, penyerahan SK ini dibarengi dengan kegiatan pendidikan politik, konsolidasi internal, hingga kegiatan sosial berupa pemberian gerobak es dan bakso bagi warga atau pedagang di Desa Wadas.

Berdasarkan catatan Redaksi Opiniplus.com, PDIP Karawang hari ini kembali dipimpin oleh tokoh muda, diketuai seorang tokoh pemuda yang memiliki latar belakang akademisi dan pengusaha, yaitu Dr. Anwar Hidayat SH.MH (Dede Anwar) yang juga masih menjabat sebagai Anggota DPRD Karawang Dapil 6.

Berita Lainnya  Gaduh Parkir vs Pokir, Saatnya Penegak Hukum Bergerak

Sementara di posisi sekretaris dan bendahara tetap dipegang oleh senior PDIP Karawang, yaitu mantan Ketua DPRD Karawang, H. Toto Suripto SE dan Hj. Erni Kusmiati, istri dari mantan Ketua DPC PDIP Karawang, Karda Wiranata.

Tercatat, dua kali sudah PDIP Karawang dipimpin oleh tokoh muda. Karena sebelumnya PDIP Karawang juga diketuai Pipik Taufik Ismail yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat.

Dalam peta politik di Karawang, PDIP memiliki porsi tawar yang cukup tinggi dengan perolehan 6 kursi di legislatif Karawang, sejajar dengan PKB dan Partai Golkar yang juga memiliki 6 perwakilan wakil rakyat dalam mengontrol jalannya pemerintahan.

Terlebih, PDIP menjadi bagian partai pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Karawang terpilih, H. Aep Syaepuloh – H. Maslani pada momentum Pilkada Karawang tahun lalu.

Berita Lainnya  Bangun Sekretariat Partai Demokrat Pakai Kantong Pribadi, Haji Oma : Semoga Jadi Amal Jariyah

Konsekuensinya, PDIP Karawang hari ini memang tidak bisa terlalu sporadis dalam menyampaikan ‘kritik’ terhadap setiap kebijakan pemerintah daerah Karawang. Karena PDIP Karawang merupakan bagian partai pengusung Aep-Maslani yang harus mengawal dan mensukseskan visi ‘Karawang Maju’ selama 5 tahun ke depan.

Tetapi PDIP tetap bisa menyampaikan ‘otokritik’ terhadap kepemimpinan Aep-Maslani, jika dirasa ada kebijakan yang tidak berpihak kepada ‘wong cilik’.

Pertanyaanya, dengan kembali dipimpin tokoh pemuda Dr. Dede Anwar yang tetap ditopang oleh para tokoh senior politik, apakah PDIP Karawang mampu kembali menjadi partai penguasa di Pemilu 2030 mendatang, dengan perolehan kursi terbanyak seperti di tahun 2014 (9 kursi, red)?.

Berita Lainnya  Kiyai Uyan : Kang Emay Adalah Gus Dur-nya Karawang

Ataukah tetap akan menjadi partai politik yang stagnan dengan perolehan 6 kursi di legislatif Karawang seperti di Pemilu 2019 dan 2024 kemarin?.

Maka, di sinilah kepemimpinan muda PDIP Karawang kembali diuji. Karena para kader dan tokoh PDIP tentu masih bermimpi agar PDIP tidak hanya sekedar bisa kembali menjadi partai penguasa di legislatif Karawang.

Melainkan juga menjadi partai penguasa di eksekutif Karawang dengan bisa mengusung calon bupati dan wakil bupati sendiri di Pilkada 2030 mendatang. (Opini Redaksi***)

Ket foto : penyerahan SK Kepengurusan DPC PDIP Karawang oleh DPD PDIP Jawa Barat.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan