Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

IWOI dan Indonesia Care Bahas Sinergitas dan Kontribusi Media Melalui Informasi Kemanusiaan

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Organisasi Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang mengundang Lukman Azis Kurniawan, Direktur Yayasan Indonesia Care yang juga merupakan salah satu wartawan senior nasional pada kegiatan seminar bahas tentang sinergitas, serta transformasi jurnalis menjadi wartawan profesional dengan mengedepankan sosial kemanusiaan dan fokus terkait transformasi jurnalis menjadi pengusaha media yang turut membantu pemberitaan-pemberitaan kegiatan sosial.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor sekretariat IWO Indonesia DPD Karawang, Perum Jasmine dengan dihadiri langsung oleh Lukman Azis Kurniawan selaku Direktur Indonesia Care beserta anggota, Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra A.Md, CHRM, jajaran pengurus dan anggota IWO Indonesia DPD Karawang, Senin (16/12/2024).

Seperti diketahui Yayasan Indonesia Care resmi didirikan dengan memiliki banyak program. Adapun program Yayasan Indonesia Care itu sendiri di meliputi Program Strategis Indonesia Care : Kebencanaan, Pelestarian Lingkungan, Sosial, Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi, Kesehatan dan Keagamaan.

Lukman Azis Kurniawan selaku Direktur Indonesia Care kepada media mengatakan, bahwa sebagai penyampai informasi dan syi’ar kepada publik harus bekerja profesional sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, menurutnya bahwa media harus bisa bersinergi dan bergandengan tangan dengan semua elemen dan lembaga-lembaga kemanusiaan guna memberikan perhatian dan sosial kemanusiaan.

“Karawang ini merupakan daerah yang memiliki potensi bencana, jadi menurut saya perlu hadirnya satu lembaga kemanusiaan yang bisa memperkuat gerak langkah upaya penanganan korban bencana yang terjadi. Kita berharap bisa sinergi dengan teman-teman media yang bisa menghadirkan lembaga konsen yang bagus dan profesional dengan mengikuti peraturan perundang-undangan yang ada tentunya,” ucap Direktur Yayasan Indonesia Care.

“Terkait dengan hal ini kita berharap kepada teman teman dan lembaga lembaga kemanusiaan serta industri industri yang ada di Karawang bisa ikut berpartisipasi untuk membantu, karena sesuai undang-undang Perseroan Terbatas ada kewajiban sosial yang harus ditunaikan oleh dunia industri untuk membantu masyarakat, dimana perusahaan itu berada,” ungkapnya.

“Jadi kita mengajak tidak hanya kepada masyarakat dan para donatur, tapi juga teman-teman yang ada di dunia industri perusahaan untuk sama-sama bergandengan tangan dengan lembaga-lembaga kemanusiaan guna memberikan perhatian sekaligus bergandengan tangan dengan para insan media untuk menyiarkan kebaikan, sehingga di situ ada sinergi yang disebut Fentahelix, sebab itu ada unsur medianya, ada unsur, akademisinya dan ada unsur jurnalistiknya dan juga ada unsur relawannya juga.” Pungkasnya menjelaskan.

Sementara itu, pendiri puluhan media online dan sekaligus sebagai Ketua IWO Indonesia DPD Karawang Syuhada Wisastra saat di minta tanggapanya terkait dengan hal tersebut mengatakan, bahwa dirinya tergerak untuk mendirikan cabang Yayasan Indonesia Care di Kabupaten Karawang.

“Kondisi di Karawang saat ini perlu perhatian serius terkait organisasi sosial yang fokus membantu masyarakat Karawang yang terkena bencana dan lainnya. Sehingga saya berniat untuk mendirikan cabang Yayasan Indonesia Care di Kabupaten Karawang.” Ujarnya.

“Dan saya juga berharap kepada rekan-rekan media selain memberikan informasi kepada publik menurut saya tidak ada salahnya untuk bisa berkontribusi di bidang sosial kemanusiaan. Jadi dalam hal ini juga tentunya sebagai Ketua Organisasi di Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Karawang akan fokus terkait transformasi jurnalis jadi pengusaha media yang turut membantu pemberitaan pemberitaan kegiatan sosial,” tutupnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan