Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

HUT Karawang ke-392, Kang Jimmy Teruskan Pesan Dedi Mulyadi

KARAWANG – Dalam kesempatan perayaan puncak milangkala atau HUT Kabupaten Karawang yang ke-392 tahun pada Minggu (14/9/2025) kemarin, ada pernyataan menarik yang disampaikan Mantan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy).

Pernyataan ini sebenarnya pesan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi yang disampaikan saat pidato di Rapat Paripurna HUT Karawang yang digelar DPRD Karawang.

Kemudian pesan tersebut kembali diteruskan Kang Jimmy usai rapat paripurna, saat diwawancarai salah satu awak media.

Secara kebetulan, kini antara Kang Dedi Mulyadi dengan Kang Jimmy sama-sama merupakan anggota Partai Gerindra. Begitupun dengan H. Aep Syaepuloh yang kini menjabat sebagai Bupati Karawang.

Awalnya Kang Jimmy mengucapkan milangkala Kabupaten Karawang ke-392 tahun yang merupakan tanah kelahirannya. Selanjutnya Kang Jimmy meneruskan pesan Kang Dedi Mulyadi untuk kepepimpinan di Karawang (H. Aep Syaepuloh – H. Maslani).

“Dirgahayu Karawang tercinta, inget saran Pak Gubernur tadi ya. Bahwa seorang leader (pemimpin) kantornya buka, rumah dinasnya buka, sering-sering turun ke jalan, sapa rakyat kecil. Karena rakyat kecil kalau lapar berbahaya, bisa melahirlan revolusi sosial. Begitu tadi kata Pak Dedi Mulyadi,” tutur Kang Jimmy, dilansir dari video instagram @ahmadzamakhsari.

Berita Lainnya  707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

Kemudian Kang Jimmy juga percaya jika kepeminpinan Karawang H. Aep – H. Maslani bisa mengikuti kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi di Pemprov Jawa Barat.

“Saya percaya Bupati dan Wakil Bupati Karawang bisa mengikuti jejak Kang Dedi Mulyadi. Hidup Bapak Aing pokok na mah lah..,” tutup Kang Jimmy dengan sedikit nada kelakar yang menjadi ciri khasnya.

Kang Jimmy dan istrinya Hj. Ida Zamakhsyari saat selfi dengan Kang Dedi Mulyadi, di ruang rapat paripurna DPRD Karawang. (Foto instagram @ahmadzamakhsari)

Dedi Mulyadi Sentil Tata Kota Karawang

Sebelumnya dalam pidato di rapat paripurna, Dedi Mukyadi menyentil soal tata kota Karawang, khususnya di wilayah Jalan Interchange Karawang Barat yang menjadi wajah Kota Karawang, karena merupakan pintu keluar masuk Tol Karawang Barat.

Berita Lainnya  Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

Disampaikan KDM, pembangunan di Karawang kini berkembang cukup pesat. Karawang sebagai pusat industri di Jawa Barat, daerahnya harus tertata dengan baik.

Ia menyampaikan, sebagai daerah industri, maka Karawang harus memperhatikan tata kota dan mempercantik “wajah” atau pintu masuk menuju wilayah Karawang.

Jangan sampai terlihat ketimpangan pembangunan, khususnya di sekitar jalan Interchange Karawang Barat yang banyak bangunan bertingkat (hotel dan apartemen), tapi juga terdapat bangunan-bangunan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang tidak tertata.

“Belum lagi rumput-rumput liar yang tumbuh cukup tinggi di jalan Interchange Karawang Barat, sampai menutupi pemandangan hamparan areal sawah dari jalan raya. Saya kira ini harus ditata. Ke depan akan kita lakukan penataan bersama” kata Dedi Mulyadi, dilansir dari Suara.com.

“Di sepanjang jalan Interchange Karawang Barat bukan tidak boleh ada PKL, tetapi pemerintah akan memberi ruang berjalan dengan penataan yang lebih rapi,” timpalnya.

Berita Lainnya  Demo di Kejagung Nyaris Ricuh, Polisi Hampir Adu Fisik dengan Mahasiswa

KDM mengajak agar jajaran Pemkab Karawang bersama pemerintah kecamatan hingga tingkat desa memperhatikan tata kota yang baik, sebab kini Karawang menjadi salah satu kekuatan ekonomi di wilayah utara Jawa Barat.

KDM juga mengingatkan agar setiap lurah dan camat membuka ruang pengaduan bagi masyarakat, sehingga permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat tertangani dengan cepat.

“Saya ingin seluruh wilayah ini (Jawa Barat) terhormat, karena seluruh wilayah terhormat satu bangunan fisiknya tertata dengan baik, kedua kebersihan tertata dan terpelihara dengan baik, ketiga estetikanya mulai muncul, keempat terjadi harmoni antara manusia dengan alam kelima terjadi harmoni antara pemerintah dengan rakyatnya, itulah yang disebut gemah ripah repeh rapih,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan