Minggu, Mei 31, 2026
spot_img

Hari ke-2 Demo di PT. MIM, Massa Aksi Dijanjikan Mediasi Hari ini

HARI ke-2 aksi demonstrasi di PT. Multi Indo Mandiri (MIM), Desa Sumur Kondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa (21/10/2025), ribuan massa kembali berkumpul di depan gerbang perusahaan.

Massa aksi yang terdiri dari Forum Masyarakat Sumurkondang Bersatu (FMSB) yang dikawal advokasi LSM Laskar NKRI dan Barak Indonesia ini kembali melanjutkan aksinya, karena pihak manajemen perusahaan belum menerima aspirasi mereka.

Terpantau, aksi demonstrasi kembali sempat mengundang ketegangan, karena massa aksi menganggap manajemen perusahaan hanya sekedar ‘PHP’ untuk mediasi menemui perwakilan dari mereka.

Berita Lainnya  KDM Pimpin Pembongkaran Kios di Cicadas, Janji Berikan Pekerjaan Baru bagi PKL

Masih dikawal ketat aparat kepolisian, aksi demonstrasi masih berlangsung kondusif. Karena emosi massa aksi masih bisa diredam oleh para tokoh pendemo.

“Kondusif… kondusif!. Jangan sampai anarkis. Jangan sampai inti dari tujuan demo kita dirusak oleh anarkisme. Kita akan tetap konsisten mengawal pergerakan ini,” teriak Sekretaris Jendral DPP Laskar NKRI, Drs. H. Nana Taruna S, MM, saat mencoba menenangkan massa aksi.

Manajemen Perusahaan Janjikan Mediasi Besok

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Tandatangani PKS dengan PT. Asiana untuk Olah Sampah TPA Burangkeng

Sementara, Ketua Umum LSM Barak Indonesia, H. D. Sutejo MS, S.H., menyampaikan bahwa manajemen perusahaan menjanjikan untuk mediasi Rabu besok.

Akan tetapi, sambung Sutejo, jika besok tidak ada solusi, maka aksi demonstrasi akan terus berlanjut, hingga menemukan solusi yang berpihak pada masyarakat Sumurkondang.

“Besok kita akan mendampingi masyarakat Sumurkondang untuk menghadap manajemen PT. MIM,” katanya.

Senada disampaikan Wakil FMSB, Ridwan Anwar. Ia mengaku agak sedikit lega dengan rencana mediasi rabu besok.

Berita Lainnya  Palang Kereta Otomatis Terpasang di Perlintasan Sebidang Jalan Ampera Bekasi, Tapi...?

“Sedikit ada win-win solution. Kita juga merasa senang walaupun jawaban yang sesungguhnya belum terealisasi dari pihak perusahaan, tapi kita bersyukur manajemen mau menerima kita dengan baik,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG - Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya...

Jangan Ada Calon Siswa Titipan, KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB

JAKARTA - KPK menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)....

Viral Video Klarifikasi Ibu Santriwati di Pekalongan : ‘Anak Saya Hamil karena Mimpi dan Karunia Allah’

PEKALONGAN - Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu salah satu santriwati di Kabupaten Pekalongan yang menyebut jika kehamilan anaknya lantaran mimpi dan karunia Allah. Video...

Viral Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’, Golkar Karawang Justru Apresiasi Netizen

KARAWANG - Belakang ini media sosial khususnya Instagram dan Tiktok tengah viral lagu 'Mas Bahlil Ganteng' dengan tajuk 'My Little Bolu Ketan'. Menyikapi fenomena ketokohan...

Pria di Bekasi Tusuk Keponakan yang Masih Balita hingga Tewas, Cuma Gegara Kesal Diganggu Saat Main Gim

KOTA BEKASI - Sebuah peristiwa menggemparkan terjadi di sebuah rumah kontrakan wilayah RT 02/RW 10, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Rabu (27/5/2026) malam. Yaitu dimana...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan