Minggu, Juli 26, 2026
spot_img

Hari ke-2 Demo di PT. MIM, Massa Aksi Dijanjikan Mediasi Hari ini

HARI ke-2 aksi demonstrasi di PT. Multi Indo Mandiri (MIM), Desa Sumur Kondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa (21/10/2025), ribuan massa kembali berkumpul di depan gerbang perusahaan.

Massa aksi yang terdiri dari Forum Masyarakat Sumurkondang Bersatu (FMSB) yang dikawal advokasi LSM Laskar NKRI dan Barak Indonesia ini kembali melanjutkan aksinya, karena pihak manajemen perusahaan belum menerima aspirasi mereka.

Terpantau, aksi demonstrasi kembali sempat mengundang ketegangan, karena massa aksi menganggap manajemen perusahaan hanya sekedar ‘PHP’ untuk mediasi menemui perwakilan dari mereka.

Berita Lainnya  Raker Ghazali Center Indonesia Hasilkan 5 Rekomendasi Eksternal untuk Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Masih dikawal ketat aparat kepolisian, aksi demonstrasi masih berlangsung kondusif. Karena emosi massa aksi masih bisa diredam oleh para tokoh pendemo.

“Kondusif… kondusif!. Jangan sampai anarkis. Jangan sampai inti dari tujuan demo kita dirusak oleh anarkisme. Kita akan tetap konsisten mengawal pergerakan ini,” teriak Sekretaris Jendral DPP Laskar NKRI, Drs. H. Nana Taruna S, MM, saat mencoba menenangkan massa aksi.

Manajemen Perusahaan Janjikan Mediasi Besok

Berita Lainnya  Demo di Kejagung Nyaris Ricuh, Polisi Hampir Adu Fisik dengan Mahasiswa

Sementara, Ketua Umum LSM Barak Indonesia, H. D. Sutejo MS, S.H., menyampaikan bahwa manajemen perusahaan menjanjikan untuk mediasi Rabu besok.

Akan tetapi, sambung Sutejo, jika besok tidak ada solusi, maka aksi demonstrasi akan terus berlanjut, hingga menemukan solusi yang berpihak pada masyarakat Sumurkondang.

“Besok kita akan mendampingi masyarakat Sumurkondang untuk menghadap manajemen PT. MIM,” katanya.

Senada disampaikan Wakil FMSB, Ridwan Anwar. Ia mengaku agak sedikit lega dengan rencana mediasi rabu besok.

Berita Lainnya  Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

“Sedikit ada win-win solution. Kita juga merasa senang walaupun jawaban yang sesungguhnya belum terealisasi dari pihak perusahaan, tapi kita bersyukur manajemen mau menerima kita dengan baik,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan