Sabtu, September 12, 2026
spot_img

Hari ke-2 Demo di PT. MIM, Massa Aksi Dijanjikan Mediasi Hari ini

HARI ke-2 aksi demonstrasi di PT. Multi Indo Mandiri (MIM), Desa Sumur Kondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa (21/10/2025), ribuan massa kembali berkumpul di depan gerbang perusahaan.

Massa aksi yang terdiri dari Forum Masyarakat Sumurkondang Bersatu (FMSB) yang dikawal advokasi LSM Laskar NKRI dan Barak Indonesia ini kembali melanjutkan aksinya, karena pihak manajemen perusahaan belum menerima aspirasi mereka.

Terpantau, aksi demonstrasi kembali sempat mengundang ketegangan, karena massa aksi menganggap manajemen perusahaan hanya sekedar ‘PHP’ untuk mediasi menemui perwakilan dari mereka.

Berita Lainnya  IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

Masih dikawal ketat aparat kepolisian, aksi demonstrasi masih berlangsung kondusif. Karena emosi massa aksi masih bisa diredam oleh para tokoh pendemo.

“Kondusif… kondusif!. Jangan sampai anarkis. Jangan sampai inti dari tujuan demo kita dirusak oleh anarkisme. Kita akan tetap konsisten mengawal pergerakan ini,” teriak Sekretaris Jendral DPP Laskar NKRI, Drs. H. Nana Taruna S, MM, saat mencoba menenangkan massa aksi.

Manajemen Perusahaan Janjikan Mediasi Besok

Berita Lainnya  LSM Laskar NKRI Ancam Kembali Kepung PT. SAI, Jika Aspirasi Warga Tak Dipenuhi

Sementara, Ketua Umum LSM Barak Indonesia, H. D. Sutejo MS, S.H., menyampaikan bahwa manajemen perusahaan menjanjikan untuk mediasi Rabu besok.

Akan tetapi, sambung Sutejo, jika besok tidak ada solusi, maka aksi demonstrasi akan terus berlanjut, hingga menemukan solusi yang berpihak pada masyarakat Sumurkondang.

“Besok kita akan mendampingi masyarakat Sumurkondang untuk menghadap manajemen PT. MIM,” katanya.

Senada disampaikan Wakil FMSB, Ridwan Anwar. Ia mengaku agak sedikit lega dengan rencana mediasi rabu besok.

Berita Lainnya  Soal Ceceran Oil Spill di Pantai Cemara Jaya, Bupati dan Kapolresta Tegas Minta PHE ONWJ Cek Fasilitas Operasional

“Sedikit ada win-win solution. Kita juga merasa senang walaupun jawaban yang sesungguhnya belum terealisasi dari pihak perusahaan, tapi kita bersyukur manajemen mau menerima kita dengan baik,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

KARAWANG - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang, Jawa Barat, menggelar doa bersama dan renungan untuk keselamatan 5...

Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah ‘Mensrea’

KARAWANG - Tim Penasihat Hukum tersangka VY, mantan Direktur Utama PT BAS, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Karawang yang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam...

Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang senilai lebih dari Rp 1 triliun dan USD 166 ribu yang disita dari hasil dugaan korupsi...

Kejari Karawang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Penyaluran KPR

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank...

Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

BANDUNG - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dalam laga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan