Kamis, Mei 7, 2026
spot_img

Gerindra Subang Hijaukan Kawasan Hulu Tanjungsiang

SUBANG — Di tengah meningkatnya ancaman bencana ekologis, mulai dari longsor hingga krisis ketersediaan air bersih, Partai Gerindra Kabupaten Subang melakukan langkah konkret dengan menanam dan menyerahkan 8.000 bibit pohon di kawasan hulu pegunungan Tanjungsiang.

Kegiatan yang dirangkai dengan do’a bersama dan penanaman pohon ini digelar di Kampung Wangun, Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Minggu (4/1/2026), sebagai tindak lanjut arahan DPD Gerindra Jawa Barat agar struktur partai di daerah aktif mengambil peran dalam agenda penyelamatan lingkungan dan ketahanan ekosistem hulu.

Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, sebelum rombongan bergerak ke kawasan pegunungan yang selama ini dinilai rawan mengalami degradasi lingkungan. Selain penanaman simbolis, ribuan bibit pohon diserahkan kepada masyarakat, kelompok tani, dan pengelola kawasan sebagai upaya memperkuat vegetasi di wilayah rawan gundul.

Berita Lainnya  Abdul Azis Layak Pimpin Golkar Karawang

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Subang, H. Aceng Kudus, SP, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada simbolisme, melainkan respons nyata terhadap kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.

“Penanaman pohon ini adalah kampanye kesadaran lingkungan. Kawasan pegunungan tidak boleh terus dibiarkan gundul karena dampaknya langsung ke masyarakat, mulai dari potensi longsor hingga berkurangnya sumber air. Kalau hulunya rusak, hilir pasti terdampak,” tegas Aceng.

Menurutnya, kawasan pegunungan Subang memiliki fungsi vital sebagai daerah resapan air dan penyangga ekosistem. Kerusakan vegetasi di wilayah hulu bukan hanya memicu bencana, tetapi juga mengancam sektor pertanian, perkebunan, dan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.

Berita Lainnya  Mengembalikan Masa Kejayaan Partai Golkar di Kepemimpinan Tokoh Muda Abi Azis

Bibit yang dibagikan terdiri dari tanaman buah, kayu, dan tanaman keras produktif. Selain berfungsi ekologis, tanaman tersebut diharapkan memberi nilai ekonomi berkelanjutan bagi warga.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran kolektif. Pohon bukan sekadar ditanam, tapi dijaga. Ketika pegunungan terawat, air dari hulu ke hilir akan tetap tersedia dan stabil,” tambah Aceng.

Gerindra Subang memandang isu kehutanan dan lingkungan sebagai bagian dari ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar isu teknis. Oleh karena itu, partai mendorong agar pemanfaatan kawasan pegunungan tidak lagi berorientasi eksploitasi semata, tetapi dibarengi kewajiban penghijauan dan perlindungan ekosistem.

Aceng juga mengingatkan bahwa penghijauan adalah investasi ekologis jangka panjang bagi generasi mendatang.

Berita Lainnya  'Shut Up KDM', Kritik Keras Suporter untuk Dedi Mulyadi

“Hutan tidak boleh hanya ditebang tanpa ditanam kembali. Ini bukan soal hari ini saja, tapi soal masa depan anak cucu kita,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Kabupaten Subang menegaskan komitmennya bahwa peran politik tidak hanya hadir dalam kebijakan dan kekuasaan, tetapi juga turun langsung menjaga tanah, hulu air, dan ruang hidup masyarakat.

Aksi penanaman pohon ini diharapkan menjadi pemantik gerakan bersama untuk menjaga Subang dari krisis lingkungan yang kian nyata.***

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan