Kamis, Juli 23, 2026
spot_img

Diduga Kesal Tak Diberi ‘Ngutang’ Rokok, Sekelompok Pria Bersajam di Kendari Serang Pemilik Warung

KENDARI – Seorang pemilik kios di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melaporkan dugaan penyerangan dan perusakan yang dilakukan sekelompok pria. Peristiwa itu diduga terjadi setelah korban menolak memberikan utang rokok kepada salah seorang pria.

Korban berinisial AW (32). Peristiwa tersebut terjadi di kios miliknya di Jalan Laode Hadi, Kelurahan Wawowanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Rabu (22/7/2026), sekitar pukul 02.00 Wita.

AW mengaku didatangi sekitar tujuh orang yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang. Para pria tersebut diduga mengintimidasi hingga melempari kios korban dengan batu.

Berita Lainnya  Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

“Saya dibilangi, ‘siapa yang ko andalkan ko tinggal di sini, anjing, anabule, saya cincang kamu dan saya bunuh kamu’,” ujar AW menirukan ancaman yang diterimanya saat dikonfirmasi Kendariinfo, Rabu (22/7).

AW kemudian mendatangi Polresta Kendari pada hari yang sama untuk melaporkan dugaan tindak pidana perusakan. Ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5 juta akibat kejadian tersebut.

Insiden itu bermula saat seorang pria berinisial IK datang ke kios AW untuk membeli rokok dengan cara berutang. Namun, permintaan tersebut ditolak lantaran korban menyebut IK telah beberapa kali meminta utang rokok tetapi belum melunasinya.

Berita Lainnya  Pick Up Rombongan Antar Pengantin di Indramayu Ditabrak Truk Tronton, 13 Penumpang Meninggal Dunia

Tak lama berselang, IK diduga kembali ke lokasi bersama sejumlah rekannya. Korban menduga kelompok tersebut datang dari arah Pasar Panjang dan beberapa di antaranya membawa parang.

“Ini murni pemalakan dan sudah berulang kali. Sudah berkali-kali dia mau berutang, tapi tidak saya kasih. Kadang dia marah dan bilang saya anjing,” katanya.

Menurut AW, sebelum kiosnya dirusak, dirinya sempat mendapat intimidasi dan diajak berkelahi. Setelah itu, para terlapor diduga melempari kios menggunakan batu hingga etalase kaca pecah.

Berita Lainnya  Imbas Kontroversi Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejad', Bupati Purwakarta Diperiksa Kemendagri Selama 8 Jam

“Terakhir semalam sekitar jam 2, dia mau beli rokok tapi uangnya tidak cukup. Ada kata-kata intimidasi dan dia ajak saya berkelahi. Ternyata ada temannya dari Pasar Panjang yang membawa parang,” jelasnya.***

Sumber : kendariinfo.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Pakan Rp 10,2 Miliar, Satwa Sampai Kurus dan Sekarat

SURABAYA - Mantan Direktur Utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, menjadi tersangka kasus korupsi pengelolaan keuangan periode 2016-2024 sebesar Rp 10,2 miliar. Satwa...

Korban Keracunan MBG di Kulon Progo Jadi 105 Orang, dari Siswa, Bumil hingga Busui

KULON PROGO - Dinas Kesehatan Kulon Progo mencatat setidaknya 105 korban mengalami gejala keracunan (mual, muntah, dan diare) akibat menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dampak...

Keluhkan Sakit Perut hingga Diare, Puluhan Santri Pesantren di Garut Keracunan MBG

GARUT - Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mansuriah di Mekarsari, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami gejala keracunan makanan. Mereka mengeluh sakit perut, mual,...

Dari Mual hingga Gatal-gatal, 14 Siswa SMA di Pasuruan Keracunan MBG

PASURUAN - Sebanyak 14 siswa kelas X SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengalami gejala diduga keracunan usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis...

Jawa Barat Adalah Rumah bagi Kemajemukan, Mengganti Namanya Jadi Tatar Sunda Beresiko Picu Ego Primordial

DALAM Romeo and Juliet, William Shakespeare menggugat melalui Juliet: "What’s in a name? A rose by any other name would smell as sweet." Di hadapan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan