Senin, Agustus 24, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi : di Jabar Jangan Coba-coba Bergaya Jadi Jagoan

Atas beberapa aksi premanisme yang terjadi di Jawa Barat belakangan ini, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan kepada siapapun atau pihak manapun untuk tidak berlaga seperti jagoan di Jawa Barat.

Khususnya aksi-aksi premanisme yang mengganggu iklim investasi di wilayah pemerintahannya.

Ucapan Dedi Mulyadi ini sebenarnya disampaikan pasca ditangkapkan ‘Jagoan Cikiwul’ yang melakukan aksi pemalakan di salah satu perusahaan di Bekasi.

Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi yang telah menangkap Jagoan Cikiwul Bekasi yang sempat melarikan diri ke Sukabumi.

“Ini pembelajaran untuk semuanya, di wilayah Provinsi Jawa Barat jangan coba-coba bergaya jadi jagoan, kalau ujung-ujungnya sudah ditangkap nangis,” kata Dedi Mulyadi melalui akun instagram pribadinya @dedimulyadi71.

Atas kejadian ini, Dedi Mulyadi menghimbau kepada semua warga Jawa Barat untuk tidak takut dengan segala bentuk aksi premanisme.

“Semangat untuk seluruh warga Jawa Barat. Jangan pernah takut terhadap aksi preman. Sebarkan semangat kita, kepakan sayap kita. Preman itu kalau ditangkap pasti nangis,” ucapnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Subang yang sudah mengamankan 6 orang preman yang menggangu jalannya investasi di kawasan industri Subang (preman palak sopir truk industri).

“Semoga tindakan ini memberikan efek jera bagi siapapun yang mengganggu proses investasi di Jawa Barat, karena ini juga tidak memberikan rasa nyaman terhadap warga Jabar,” katanya.

Kepada pihak-pihak terkait (aparat penegak hukum), Dedi Mulyadi meminta untuk melakukan tindakan-tindakan tegas di Jawa Barat yang mencederai prinsip-prinsip kehidupan masyarakat Jawa Barat, silih asah silih asih silih asuh.

“Semoga kita bisa bekerja dengan baik demi kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” ucapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Viral Pengunjung Taman Safari Nekat Buka Kaca Mobil, Langsung Dihampiri Harimau

BOGOR - Video seorang pengunjung membuka jendela mobil di area harimau Taman Safari Bogor, Jawa Barat, beredar di media sosial. Terlihat jendela yang terbuka...

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

Gagal Menyalip, Mobil Damkar Terguling saat Perjalanan Memadamkan Kebakaran, 7 Personel Luka-luka

LAMPUNG - Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) terbalik di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (23/8/2026). Mobil damkar itu...

Sempat Akting di Publik, Polisi Tangkap Ayah Kandung yang Bunuh dan Mutilas Anak Perempuan Disabilitas

Polres Merauke menetapkan seorang ayah kandung berinisial MRP alias Maulana sebagai tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap putrinya yang menyandang disabilitas, Julia Risky Ramadiana...

Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Kelapa Sawit

BERAU - Di tengah kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Polres Berau menangkap seorang pelaku pembakaran lahan di...

Hukum

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan