Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi : di Jabar Jangan Coba-coba Bergaya Jadi Jagoan

Atas beberapa aksi premanisme yang terjadi di Jawa Barat belakangan ini, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan kepada siapapun atau pihak manapun untuk tidak berlaga seperti jagoan di Jawa Barat.

Khususnya aksi-aksi premanisme yang mengganggu iklim investasi di wilayah pemerintahannya.

Ucapan Dedi Mulyadi ini sebenarnya disampaikan pasca ditangkapkan ‘Jagoan Cikiwul’ yang melakukan aksi pemalakan di salah satu perusahaan di Bekasi.

Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi yang telah menangkap Jagoan Cikiwul Bekasi yang sempat melarikan diri ke Sukabumi.

“Ini pembelajaran untuk semuanya, di wilayah Provinsi Jawa Barat jangan coba-coba bergaya jadi jagoan, kalau ujung-ujungnya sudah ditangkap nangis,” kata Dedi Mulyadi melalui akun instagram pribadinya @dedimulyadi71.

Atas kejadian ini, Dedi Mulyadi menghimbau kepada semua warga Jawa Barat untuk tidak takut dengan segala bentuk aksi premanisme.

“Semangat untuk seluruh warga Jawa Barat. Jangan pernah takut terhadap aksi preman. Sebarkan semangat kita, kepakan sayap kita. Preman itu kalau ditangkap pasti nangis,” ucapnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Subang yang sudah mengamankan 6 orang preman yang menggangu jalannya investasi di kawasan industri Subang (preman palak sopir truk industri).

“Semoga tindakan ini memberikan efek jera bagi siapapun yang mengganggu proses investasi di Jawa Barat, karena ini juga tidak memberikan rasa nyaman terhadap warga Jabar,” katanya.

Kepada pihak-pihak terkait (aparat penegak hukum), Dedi Mulyadi meminta untuk melakukan tindakan-tindakan tegas di Jawa Barat yang mencederai prinsip-prinsip kehidupan masyarakat Jawa Barat, silih asah silih asih silih asuh.

“Semoga kita bisa bekerja dengan baik demi kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” ucapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan