Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi : di Jabar Jangan Coba-coba Bergaya Jadi Jagoan

Atas beberapa aksi premanisme yang terjadi di Jawa Barat belakangan ini, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan kepada siapapun atau pihak manapun untuk tidak berlaga seperti jagoan di Jawa Barat.

Khususnya aksi-aksi premanisme yang mengganggu iklim investasi di wilayah pemerintahannya.

Ucapan Dedi Mulyadi ini sebenarnya disampaikan pasca ditangkapkan ‘Jagoan Cikiwul’ yang melakukan aksi pemalakan di salah satu perusahaan di Bekasi.

Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi yang telah menangkap Jagoan Cikiwul Bekasi yang sempat melarikan diri ke Sukabumi.

“Ini pembelajaran untuk semuanya, di wilayah Provinsi Jawa Barat jangan coba-coba bergaya jadi jagoan, kalau ujung-ujungnya sudah ditangkap nangis,” kata Dedi Mulyadi melalui akun instagram pribadinya @dedimulyadi71.

Atas kejadian ini, Dedi Mulyadi menghimbau kepada semua warga Jawa Barat untuk tidak takut dengan segala bentuk aksi premanisme.

“Semangat untuk seluruh warga Jawa Barat. Jangan pernah takut terhadap aksi preman. Sebarkan semangat kita, kepakan sayap kita. Preman itu kalau ditangkap pasti nangis,” ucapnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Subang yang sudah mengamankan 6 orang preman yang menggangu jalannya investasi di kawasan industri Subang (preman palak sopir truk industri).

“Semoga tindakan ini memberikan efek jera bagi siapapun yang mengganggu proses investasi di Jawa Barat, karena ini juga tidak memberikan rasa nyaman terhadap warga Jabar,” katanya.

Kepada pihak-pihak terkait (aparat penegak hukum), Dedi Mulyadi meminta untuk melakukan tindakan-tindakan tegas di Jawa Barat yang mencederai prinsip-prinsip kehidupan masyarakat Jawa Barat, silih asah silih asih silih asuh.

“Semoga kita bisa bekerja dengan baik demi kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” ucapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

BEKASI - Ketua Serikat Pekerja di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, berinisial Mrn, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas...

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan